Penipuan

Kemendikbud: Rekrutmen CPNS Tanpa Tatap Muka dan Tidak Bayar

Kabag Pengembangan dan Penghargaan Biro Kepegawaian Sekertariat Kemendikbud, Agam Bayu Suryanto, mengaku sangat mengapresiasi jajaran Polda Metro Jaya

Kemendikbud: Rekrutmen CPNS Tanpa Tatap Muka dan Tidak Bayar
warta kota
Penipuan terkait rekruitmen CPNS 2010-2018 kategori II (honorer), dengan mengamankan 1 orang tersangka dan berbagai barang bukti. 

Kepala Bagian Pengembangan dan Penghargaan Biro Kepegawaian Sekertariat Kemendikbud, Agam Bayu Suryanto, mengaku sangat mengapresiasi jajaran Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penipuan terhadap 99 pegawai honorer di Kemendiknbud dengan modus bisa menjadikan mereka PNS dengan membayar uang ke pelaku.

Selain itu Bayu meminta agar pers dapat menginformasikan kepada masyarakat bahwa proses penerimaan CPNS dan PPPK atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja saat ini dilakukan dengan mekanisme transparan.

Karena pendaftatan dan proses seleksinya dilakukan melalui internet atau secara online.

"Jadi tidak ada tatap muka, atau melalui perantara, apalagi bayar membayar," katanya saat konpers pengungkapan kasus penipuan modus CPNS, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/8/2019).

 Daftar Susunan Kabinet Jokowi-Maruf Amin Beredar Lagi, Ada Nama Fadli Zon!

 Jarang Terekspos, Iniah Foto Calon Mertua Kaesang Ibunda Felicia Tissue yang Punya Tampilan Modis

 BIN TURUN Tangan Kasus Enzo Zenz Allie, Ungkap Fakta Ada Aparat Berpaham Radikalisme di Aceh

Beberapa tahapan dalam proses seleksi penerimaan CPNS dan PPPK kata Bayu adalah seleksi administrasi yang pendaftaran berkas dan kelengkapan administrasi dilakukan secara online.

"Jika lolos seleksi administrasi dimana persyaratan dan berkasnya lengkap maka diumumkan secara online. Untuk yang lulus seleksi administrasi, bisa mencetak kartu peserta tes untuk seleksi berikutnya," kata Bayu.

Setelah itu, kata dia, dengan kartu peserta tes itu, pelamar menjalani dua kali tes yakni tes seleksi dasar dan tes seleksi bidang.

Keduanya dilakukann dengan sistem CAT atau Computer Assist Tes, melalui komputer atau intenet.

Dengan demikian hasilnya bisa langsung diketahui saat peserta usai melaksanakan tesnya.

 Anggota Polda Papua Gugur, Briptu Heidar Sempat Dihajar Anggota KKB Lalu Terdengar 5 Kali Tembakan

 SIMAK! Fakta Terbaru dan Kronologi Lengkap Briptu Heidar Meninggal Dunia Setelah Disandera KKB Papua

 KRONOLOGI Lengkap Tewasnya Briptu Heidar Disergap KKB Papua hingga Cerita Organ Vital Dianiaya

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved