Perusahaan Warren Buffett Pegang Uang Tunai Sebanyak Ini

Investor saham kawakan yang juga orang terkaya di dunia, Warren Buffett, ternyata memiliki uang tunai sangat banyak.

Editor:
istimewa
Warren Buffett 

Dalam kesempatan itu, Warren Buffett mengatakan, perusahaannya memiliki semua uang tunai tersebut jauh melampaui dari yang diinginkan.

Dalam suratnya kepada para pemegang saham, Buffett mengatakan, dia tengah memburu "akuisisi seukuran gajah."

WARTA KOTA, PALMERAH--- Investor saham kawakan yang juga orang terkaya di dunia, Warren Buffett, ternyata memiliki uang tunai sangat banyak.

Uang tunai yang dimiliki oleh Buffett itu bisa digunakan untuk melakukan pembelian saham sejumlah perusahaan bagus yang terdaftar dalam pasar modal Amerika Serikat.

Apalagi saat akan membeli kondisi pasar saham Amerika Serikat (AS) tengah merah membara atau anjlok akibat meningkatnya eskalasi perang dagang Amerika Serikat-China.

Yuan Melemah Terhadap Dollar AS, Bentuk Balasan China Terhadap Amerika Serikat?

Pada hari Sabtu (3/8/2019), banyak yang kecewa karena Penyihir dari Omaha ini mengumumkan bahwa Berskhire Hathaway memiliki uang tunai yang jumlahnya mencatat rekor sebesar 122 miliar dollar AS atau setara Rp 1.744,6 triliun (kurs Rp 14.300).

Dalam kesempatan itu, Warren Buffett mengatakan, perusahaannya memiliki semua uang tunai tersebut jauh melampaui dari yang diinginkan.

Dalam suratnya kepada para pemegang saham, Buffett mengatakan, dia tengah memburu "akuisisi seukuran gajah."

Mati Listrik, Anggota Aprindo Mengalami Kerugian Hingga Rp 100 Miliar

Akan tetapi saat ini harganya dinilai masih terlalu mahal untuk diakuisisi.

Oleh karena itu, ia tengah menunggu momentum harga perusahaan tersebut jatuh.

"Di tahun-tahun mendatang, kami berharap untuk memindahkan sebagian besar kelebihan likuiditas kami ke dalam bisnis yang akan dimiliki secara permanen oleh Berkshire," kata Buffett seperti dilansir foxbusiness seperti dilansir Kontan.

Kopi Geulis Ikut Pameran Kopi dan Cokelat di Afrika Selatan

"Prospek langsung untuk itu, bagaimanapun, tidak baik: Harga sangat tinggi untuk bisnis yang memiliki prospek jangka panjang yang layak," katanya.

Buffett merupakan seorang investor nilai (value investor).

Ia suka berinvestasi di perusahaan-perusahaan dengan neraca yang kuat, yang dia  yakini diperdagangkan di bawah nilai pasar mereka dan dia bisa bertahan untuk jangka panjang.

Aturan IMEI Akan Ditandatangani Pertengahan Bulan Ini

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved