Ranking Startup

Ini 7 Daftar Startup Teratas Indonesia, Bukalapak Tempati Ranking Pertama

Perusahaan rintisan (startup) terus berkembang di Indonesia, bahkan ada yang bertitel unicorn. Artinya, memiliki valuasi di atas 10 miliar dolar AS.

Ini 7 Daftar Startup Teratas Indonesia, Bukalapak Tempati Ranking Pertama
Rd. Ramanda Jahansyahtono
CEO Bukalapak.com, Achmad Zaky saat memberikan sambutan di peresmian Kantor Baru Bukalapak, di Jakarta Selasa (12/1/2016) 

Mereka mendapatkan pendanaan dari Expedia pada 2017.

Kemudian pada akhir 2018, Traveloka dikabarkan akan mendapatkan pendanaan sekitar 400 juta dolar AS yang akan digunakan untuk ekspansi bisnis.

Perusahaan yang didirikan Ferry Unardi, Derianto Kusuma, dan Albert Zhang itu semakin gencar berekspansi ke luar negeri.

Bahkan pada awal 2019, Traveloka resmi masuk ke Australia baik melalui aplikasi maupun website.

Mereka juga membuka kantor baru yang difokuskan untuk penelitian dan pembangunan di Bangalore, India.

Meskipun sudah memiliki banyak fitur, Traveloka terus berinovasi untuk mengembangkan layanan yang mereka miliki, baik lewat aplikasi maupun website.

Fitur terbaru, Traveloka merilis Xperience berupa solusi menyeluruh untuk pengguna yang merencanakan bepergian.

Traveloka menawarkan layanan Easy Acces untuk konsumen yang membeli tiket tempat wisata melalui platform tersebut.

Gerbang elektronik hasil kerja sama Traveloka dengan pengelola tempat wisata memiliki kemampuan untuk membaca kode QR yang ada di tiket, termasuk tiket elektronik.

Hingga kuartal II 2019, Traveloka telah bekerja sama dengan 20 pengelola tempat wisata untuk menyediakan gerbang elektronik ini, salah satunya taman wisata Jatim Park.

4. Zenius

Zenius bermain dalam bidang teknologi pendidikan (education tehchology) atau lebih populer disebut edutech.

Zenius menyediakan kanal belajar dalam jaringan (online) untuk siswa sekolah dasar hingga menengah atas.

Layaknya les mata pelajaran, siswa harus menjadi anggota berbayar agar dapat mengakses materi pelajaran dari Zenius.

Zenius menawarkan keanggotan mulai harga Rp165.000 (selama sebulan) hingga Rp440.000 (setahun).

Anggota Zenius akan mendapatkan akses ke soal latihan dalam format PDF hingga video berisi materi pelajaran.

Situs Startup Ranking menempatkan Zenius pada 22 Juni 2019 pada posisi kelima perusahaan rintisan asal Indonesia.

Zenius berdiri sejak 2007 di bawah PT Zenius Education.

Pada Mei 2019, Zenius bekerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk membantu pendidikan di daerah tertinggal.

Zenius memasang teknologi online to offline (O2O) sehingga anak-anak tetap dapat mengakses materi pelajaran tambahan di platform Zenius mSeki tidak memiliki sambungan Internet.

5. Blanja.com

Blanja.com saat ini menjadi satu-satunya situs dagang elektronik yang berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN),

Sebagai marketplace hasil kerja sama (joint venture) antara Telkom dengan eBay, Blanja.com memberikan kemudahan kepada konsumen untuk berbelanja di situs dagang internasional asal Amerika Serikat tersebut.

Saat berbelanja, konsumen tidak perlu memikirkan kerumitan soal biaya ekstra yang harus dibayarkan.

Harga total yang tertera setelah membeli produk dari eBay lewat Blanja.com sudah termasuk pajak, bea cukai serta ongkos kirim.

Selain memberi akses untuk berbelanja barang-barang dari luar negeri, Blanja.com juga memberi dukungan kepada pedagang dalam negeri lewat kategori Asli Indonesia, yang menampilkan produk-produk dari penjual lokal.

 HEBOH Kabar Kas Negara Kosong karena Pembayaran THR dan Gaji PNS, Ini Fakta Sebenarnya

 Saksi Ahli Profesor Eddy Hiariej Bikin Netizen Kepo,Ternyata Jadi Saksi Ahli di Sidang Kasus Jesicca

 Kubu Jokowi Maruf Amin Akui Saksi IT BPN Prabowo-Sandi Canggih, tapi Pembuktiannya Lemah

Kategori Asli Indonesia saat ini terdiri dari sub-kategori kuliner, fesyen dan kerajinan, yang diisi antara lain oleh usaha kecil menengah binaan pemerintah.

Pengunjung Blanja.com juga bisa membeli aneka produk yang dijual BUMN, seperti beras, minyak goreng, dan gula dari Bulog.

Ada juga aneka coklat yang dijual oleh Sarinah, dan kopi serta teh dari Perkebunan Nusantara.

Blanja.com saat ini berada di urutan keenam perusahaan rintisan di Indonesia, dengan jumlah kunjungan (traffic) mencapai 1,7 juta per bulan.

6. Alodokter

Alodokter yang hadir di Indonesia sejak 2014, berawal dari pengalaman pendirinya Suci Arumsari mencari informasi yang valid serta dokter yang tepat untuk menangani penyakit genetik yang dialaminya.

Layanan dari perusahaan rintisan di bidang kesehatan itu tersedia dalam versi situs web dan aplikasi, yang menghubungkan penggunanya dengan 20.000 dokter di Indonesia secara digital.

Pengguna bisa berkonsultasi mengenai gejala penyakit yang dialami melalui fitur mengobrol (chat).

Layanan konsultasi dengan dokter spesialis juga tersedia di aplikasi tersebut, namun pengguna akan dikenakan biaya yang bisa dibayarkan melalui bank maupun dompet digital.

Selain berkonsultasi, Alodokter juga menyediakan fitur untuk membuat janji dengan dokter dan rumah sakit. Saat ini mereka sudah bekerja sama dengan 500 rumah sakit di Indonesia.

Situs dan aplikasi Alodokter juga menampilkan beragam artikel mengenai kesehatan yang sudah melewati pengecekan oleh pakar sesuai bidangnya.

Hingga pertengahan 2019, Alodokter sudah mempublikasikan 350.000 informasi mengenai kesehatan yang terpercaya.

Alodokter tercatat memiliki lebih dari 20 juta pengguna aktif bulanan.

Alodokter berada di urutan ketujuh perusahaan rintisan asal Indonesia per 23 Juni 2019. 

7. Ruangguru

Ruangguru, salah satu platform belajar daring buatan Indonesia, menyediakan beragam layanan interaktif bagi penggunanya untuk menimba ilmu.

Sasaran: siswa dari SD hingga SMA, termasuk para siswa yang sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi.

Lewat kelas berbayar Ruangguru, pengguna dapat belajar dengan menggunakan video, berlatih mengerjakan soal secara daring, hingga berkonsultasi tentang pekerjaan rumah melalui fitur obrolan.

Salah satu pembeda Ruangguru dengan platform belajar daring lainnya, mereka memiliki produk Digital Bootcamp berupa sesi belajar dengan grup belajar daring se-Indonesia.

Siswa akan bergabung dengan satu grup untuk satu mata pelajaran yang dipandu oleh tutor.

Ruangguru, menurut data di situs Startup Ranking per 23 Juni 2019, mendapatkan pendanaan seri B pada 2017 lalu dari UOB Venture.

Ruangguru menduduki peringkat ke-8 perusahaan rintisan asal Indonesia. (Antara)

Penulis: Hertanto Soebijoto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved