Breaking News:

Wabah DBD

Pemerintah Kota Bekasi Gencarkan Aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue

Masyarakat Kota Bekasi diajak berperan serta mencegah penyebaran nyamuk Aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Warta Kota/Muhammad Azzam
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati. 

Kemudian, pihaknya juga mengintensifkan penggunaan WhatsApp grup puskesmas dan rumah sakit untuk mempercepat koordinasi dan pelaporan kasus.

Dinas Kesehatan melakukan gerakan serentak PSN di lingkungan Lapas Kelas IIA Bekasi, lingkungan kantor Pemkot Bekasi maupun sejumlah wilayah untuk mencegah penyebaran kasus DBD.

"Jadi kita upayakan untuk menggerakkan kader-kader jumantik, Pokja DBD di tiap kelurahan supaya lebih giat dalam membantu penanggulangan kasus DBD," katanya.

Upaya penanganan, kata Dezi, Dinas Kesehatan Kota bekasi memberikan pelayanan atau penanganan pasien DBD di setiap Puskesmas maupun RSUD Kota Bekasi yang terbaik.

Jumantik RW 06 Kelurahan Tanah Sereal Bikin Alat Perangkap Nyamuk Demam Berdarah Dengue

Kemudian meminta juga rumah sakit swasta agar melakukan penanganan secara baik.

"Kalau di kami kan, warga Kota Bekasi tidak perlu bayar karena pakai Kartu Sehat (KS) atau tunjukkan Kartu Keluarga (KK) Kota Bekasi," ucapnya.

Pemberian ABATE  ke setiap puskesmas se-Kota Bekasi juga dilakukan untuk menekan larvasida nyamuk Aides aegypti, pelatihan pengenalan dan budidaya tanaman pengusir nyamuk DBD tingkat Kota Bekasi.

Pemberantasan sarang nyampuk juga dilakukan melalui cara pengenalan dan uji coba lilin aromatik sebagai pengusir nyamuk DBD, pelatihan pembuatan ovitrap (pemberantas telur nyamuk).

"Kita minta juga 3M plus ditingkatkan, pokoknya kita akan terus dorong pemberantasan sarang nyamuk ini," ucap Dezi.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved