Transportasi Jakarta
Ini yang Bikin Ahok dan Kapolda Tak Sejalannya Hapus 3 in 1
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, tetap bersikukuh bahwa kebijakan 3 in 1 tidak efektif.
Penulis: Mohamad Yusuf |
Pasalnya, selama dua pekan tersebut, hanya sebagai euforia pengendara memanfaatkan bebasnya 3 in 1. Dengan demikian, penumpukan kendaraan terjadi di ruas jalan tersebut.
Namun, setelah dua pekan pengendara merasakan bahwa 3 in 1 kini bertambah padat, maka mereka akan menghindari jalur tersebut.
Karena itu, perpanjangan empat pekan tersebut, maka akan terlihat antusiasme pengendara yang melintas jalur 3 in 1 itu yang sebenarnya.
"Jadi bukan hanya di jalur-jalur yang menjadi koridor 3 in 1 tetapi juga jalur-jalur alternatif dilakukan evaluasi terukur. Sehingga masyarakat juga bisa mengetahui sebenarnya uji coba ini hasilnya apa sih, gitu, dengan keputusannya nanti. Kemudian juga ada kuesioner yang bisa diisi oleh masyarakat sehingga bisa diantisipasi juga untuk memberikan penilaian tentang 3 in 1 ini," katanya. (suf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151006waspada-gunakan-joki-3-in-1_20151006_155409.jpg)