Polisi Bekuk Dua Pengedar Narkoba Jaringan Lapas di Cengkareng

Polsek Kembangan Jakarta Barat mengamankan dua pengendar narkoba yang diketahui merupakan jaringan lapas.

Polisi Bekuk Dua Pengedar Narkoba Jaringan Lapas di Cengkareng
Warta Kota / Joko Supriyanto
Kapolsek Kembangan, Kompol Joko Handono memberikan penjelasan terkait penangkapan dua pengedar narkoba jaringan lapas. Kamis (3/1/2019). (Warta Kota / Joko Supriyanto) 

Polsek Kembangan Jakarta Barat mengamankan dua pengendar narkoba yang diketahui merupakan jaringan lapas.

Keduanya ditangkap di Kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (29/12/2018) lalu.

Kapolsek Kembangan, Kompol Joko Handono mengatakan penangkapan tersebut berawal adanya informasi masyarakat.

Laporan mengenai pengendaran narkoba yang ada di wilayahnya.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan didapat informasi keberadaan pelaku.

Anies Baswedan Jadi Irup Hari Amal Bakti ke-73 di Kementerian Agama

Menteri Pertahanan AS Mundur, Klaim Donald Trump: Dia Saya Pecat

Hingga pada Sabtu (29/12) tersangka WN (34) berhasil diamankan dikediamannya di Cengkareng, Jakarta Barat.

Dari penangkapan tersebut diamankan sejumlah barang bukti tiga pake sabu seberat 0,58 gram, 1 plastik klip berisi 2 butir pil ekstasi warna hijau seberat 0,81 gram, dan 1 plastik klip berisi hancuran pil ekstasi seberat 0,25 gram.

Bahkan saat dilakukan pemeriksaan tersengka sempat mengelabui petugas, dimana barang bukti tersebut disembuyikan di bagian belakang televisi.

"WN kita tangkap di kediamannya di Jalan Kayu Besar Cengkareng Timur, Cengkareng Jakarta Barat," kata Kompol Joko Handono, Kamis (03/01/19).

Awal Tahun 2019, Aplikasi WhatsApp Kini Tidak Bisa Lagi Digunakan di Ponsel Nokia

Bareskrim Buru Pemosting Pertama dan Penyebar Berita Hoaks Surat Suara Tujuh Kontainer Tercoblos

Setelah meringkus, WN pihaknya mencoba menggali informasi kembali, dan dilakukan pengembangan hingga akhirnya meringkus AM alias G (31) di Jalan Kayu Besar Gg. Pojok II RT 04/11 Cengkareng Timur, Cengkareng Jakarta Barat.

Dari penggerebekan tersebut, petugas mengamankan barang bukti 1 paket shabu seberat 6,42 gram, 3 plastik klip berisi 500 butir pil ekstasi warna hijau seberat 172,07 gram, dan plastik klip, timbangan, serta buku rekapan hasil penjualan narkoba.

"Jadi narkoba ini merupakan konsumsi awal tahun. Diketahui, sekitar 500 butir pil ekstasi ini merupakan jaringan lapas. Tersangka AM yang diamankan tersebut merupakan hasil pengembangan dari ditangkapnya WN," ujarnya.

Dikeluhkan Warga, Wakil Wali Kota Bekasi Akhirnya Tinjau Lokasi Longsor di Sepanjang Jaya

Begini Reaksi Pimpinan Partai Demokrat Soal Desas-desus 7 Kontainer Berisi Surat Suara

Menurut, Joko dari pengakuan tersangka mereka tergiur mengedarkan narkoba atas ajakan rekannya yang berada di dalam Lapas Cipinang yang berinisial Al dengan berkomunikasi melalui HP.

"Jadi mereka ini tergiur dengan rekannya yanga ada di lapas, bahkan WN juga pernah menjalani hukuman di Lapas Salemba pada tahun 2017 lalu dengan kasus serupa," ucapnya.

Atas perbuatannya pelaku WN diancam dengan pasal 114 ayat (1) Sub 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009. Sedangkan tersangka AM dijerat pasal 114 ayat (2) Sub pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotik.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved