Menteri Pertahanan AS Mundur, Klaim Donald Trump: Dia Saya Pecat

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritikan kepada mantan Menteri Pertahanan James Mattis.

Menteri Pertahanan AS Mundur, Klaim Donald Trump: Dia Saya Pecat
Jonathan Ernst/Reuters via newsweek.com
PRESIDEN AS Donald Trump (kiri) dan Sekretaris Keamanan James Mattis (kanan) dalam sebuah seremoni di Naval Station Norfolk, Norfolk, Virginia, 22 Juli 2017. Meski sering tidak sejalan dalam pandangannya soal politik, Mattis mengatakan bahwa melayani presiden adalah sebuah ketaatan. Desember 2018, Mattis mengajukan pengunduran dari jabatan Menteri Pertahanan. 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritikan kepada mantan Menteri Pertahanan James Mattis.

Dalam jumpa pers di Gedung Putih, dia menyatakan tidak bahagia dengan performa Mattis terutama terkait krisis keamanan di Afghanistan.

"Apa yang sudah dia (Mattis) lakukan bagi saya? Coba lihat hasil kerjanya di Afghanistan," sindir Trump dikutip AFP Rabu (2/1/2019).

Donald Trump Akan Tarik Pasukan dari Suriah, Menteri Pertahanan AS Pilih Mundur

AS Akan Serang Iran Bulan Depan, Menhan James Mattis: Itu Fiksi

Dia mengklaim telah memecat Mattis meski yang bersangkutan dilaporkan justru yang mengajukan surat pengunduran diri dari jabatannya.

"Saya berharap yang terbaik untuknya. Namun kalian tahu dia dipecat Presiden (Barack) Obama. Jadi saya pun memecat dia," ungkap Trump.

Mattis pernah menjabat sebagai Kepala Komando Pusat AS hingga Obama mendepaknya pada 2013 karena pandangan kerasnya soal Iran.

AFP memberitakan, Trump dikenal sebagai sosok presiden yang langsung melontarkan ejekan kepada mantan stafnya setelah mereka meninggalkan posnya.

Sebelum mengejek Mattis, presiden 72 tahun itu sering memuji pensiunan Jenderal Korps Marinir itu sebagai "Mattis Si Anjing Gila".

Posisi Mattis sebagai pemimpin Pentagon untuk sementara digantikan Patrick Shanahan yang sebelumnya berposisi sebagai Wakil Menhan.

Shanahan berkata dia bakal melanjutkan kebijakan era Mattis yang dikenal sebagai 'Kompetisi Kekuatan Negara Besar' antara Rusia dan China.

Seorang pejabat Pentagon yang tak disebutkan identitasnya mengungkapkan, di hari pertama Shanahan telah memberi tahu stafnya agar mereka fokus kepada China.

"Ketika kami tengah fokus kepada tugas kami, acting Menhan Shanahan telah meminta kami untuk mengingat satu hal: China, China, dan China," terang pejabat anonim itu.

Kepada Shanahan, Trump meminta agar segala informasi yang berkaitan dengan krisis keamanan di Afghanistan tetap dirahasiakan.

"Sungguh gila sampai ada laporan yang beredar di musuh. Saya tak ingin terulang lagi Tuan Menhan. Anda harus paham itu," tegas Trump.

Mattis mengundurkan diri pada Desember 2018 setelah Trump mengumumkan penarikan pasukan di Suriah lewat video pendek di Twitter.

Trump mengumumkan penarikan tersebut setelah dia mengklaim telah memperoleh kemenangan melawan Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS). (Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump Mengklaim Telah Memecat Mantan Menhan AS"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved