Home »

News

» Jakarta

Aksi Terorisme

Mengenal Satuan Khusus Koppasus yang Siap Backup Polisi Hajar Teroris di Indonesia

Sebagai satuan yang berintelektual tinggi dan bermental baja Sandi Yudha hidup dari sumber setempat dengan memanfaatkan potensi wilayah

Mengenal Satuan Khusus Koppasus yang Siap Backup Polisi Hajar Teroris di Indonesia
gulalives.com
Anggota Kopassus TNI AD. 

KOMANDO Pasukan Khusus atau lebih dikenal dengan sebutan Kopassus TNI AD dengan ciri khas Baret Merah, Pisau Komando dan loreng darah mengalir.

Kopassus memiliki  prajurit yang memilki kemampuan dan keterampilan khusus di bidang metal, fisik, taktik dan teknik untuk melaksanakan operasi khusus terhadap sasaran yang bersifat strategis terpilih.

Dalam situs http://kopassus.mil.id/ disebutkan,  satu satuan elite TNI AD ini memiliki segudang prestasi, baik terkait pertempuran maupun seni dan olahraga.

Baca: Belum Kuasai Materi, Anggota KPPS Akan Diberi Bimtek oleh KPU Kota Bekasi

Baca: Nikita Willy Sakit Hati Sama Teroris Karena Jadi Parno

Pasukan khusus sukses memberantas sejumlah pemberontak, seperti DI/TII, PRRI, Permesta, Pembebasan Irian Barat, komunis, membebasakan sandera pesawat Woyla Don Muang, dan pembebasan sandera peneliti Tim Loren di Mapenduma Iraian Jaya.

Kopassus  merupakan satuan yang bercirikan daya gerak, daya tempur dan daya tembak yang tinggi.

Mampu beroperasi dengan tidak tergantung pada waktu, tempat, cuaca atau kondisi medan yang bagaimanapun sulitnya di 3 matra (darat, laut maupun udara).

Baca: Gudang Mebel di Cipedak Terbakar Akibat Televisi Menyala saat Gudang Kosong Penghuni

Baca: Ipda Auzar Ternyata Punya Hubungan Dekat Dengan Wakapolri

Sebagai satuan khusus, Kopassus memiliki spesialisasi-spesialisasi kemampuan sesuai dengan bidang tugasnya.

Salah satu spesialisasi anggota Kopassus adalah melakukan operasi intelejen yang anggotanya tergabung dalam Grup 3 Kopassus.

Grup-3 Kopassus yang berkedudukan di Cijantung adalah pasukan Sandi Yudha yang mampu melakukan infiltrasi dan eksfiltrasi ke daerah lawan dengan cara yang sangat tertutup untuk melaksanakan tugas pokonya.

Baca: Selama Ramadan, Ajang Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta Selatan Diliburkan

Sebagai satuan yang berintelektual tinggi dan bermental baja Sandi Yudha hidup dari sumber setempat dengan memanfaatkan potensi wilayah serta mampu melaksanakan pertempuran dengan kelompok kecil hingga perorangan.

Halaman
123
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help