Jumat, 24 April 2026

Peoperti

Summarecon Serpong dan Summarecon Tangerang Bakal Terhubung Jalur MRT

Bagi Summarecon, penjajakan ini merupakan kelanjutan dari visi jangka panjang perusahaan

|
Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota
Summarecon Serpong dan Summarecon Tangerang, menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur Barat di wilayah Banten (Kembangan—Balaraja) dengan PT MRT Jakarta (Perseroda). 

Menurut Pramono, kerja sama ini bukan sekadar proyek transportasi, melainkan langkah penting dalam membangun konektivitas wilayah metropolitan Jabodetabek secara berkelanjutan.

“Hari ini kita mencatat sejarah penting, kerja sama antara Pemerintah Jakarta dan Pemerintah Banten untuk pengembangan MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 trase Kembangan–Balaraja,” jelasnya.

Ia menilai keterlibatan pengembang kawasan menjadi kunci dalam mempercepat realisasi proyek, khususnya melalui pengembangan kawasan berbasis transit atau Transit Oriented Development (TOD).

“Dengan keterlibatan pengembang, pengembangan TOD tidak perlu dipikirkan dari awal karena akan dilakukan bersama-sama. Ini membuat proyek lebih realistis dan berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, kerja sama lintas sektor ini membuka peluang skema pembiayaan yang lebih fleksibel, termasuk kolaborasi antara pemerintah daerah, pengembang, dan operator MRT.

Baca juga: Pramono Anung Berharap Gangguan Kelistrikan MRT Bisa Segera Teratasi

“Ini simbiosis mutualisme. Semua pihak diuntungkan, baik dari sisi pembiayaan, pengembangan kawasan, maupun layanan transportasi publik,” ujarnya.

Pramono menambahkan, Pemprov DKI Jakarta akan mengadopsi pola pembiayaan dan pengembangan seperti pada MRT Utara–Selatan, yang melibatkan dukungan pemerintah pusat, Kementerian Keuangan, serta lembaga pendanaan internasional.

“Pengalaman membangun MRT Utara–Selatan akan kami jadikan acuan. Fase 2 Kembangan–Balaraja akan kami siapkan dengan matang, termasuk studi teknis dan skema pendanaannya,” kata Pramono.

Sebagai informasi, pengembangan MRT Lintas Timur–Barat diproyeksikan mampu mengurangi kemacetan di koridor barat Jakarta, menekan penggunaan kendaraan pribadi, serta mempercepat mobilitas pekerja yang setiap hari melakukan perjalanan lintas provinsi Jakarta–Banten.

Dengan tersambungnya Kembangan hingga Balaraja, masyarakat di kawasan pinggiran diharapkan mendapat akses transportasi massal yang lebih terjangkau, cepat, dan ramah lingkungan.

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News dan WhatsApp

 

 

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved