Gunung Semeru Erupsi
Damkar Semprot Abu Vulkanik di Gladak Perak, Akses Dibersihkan Pasca Erupsi Semeru
Sejumlah Petugas Damkar Semprot Abu Vulkanik di Gladak Perak, Akses Dibersihkan Pasca Erupsi Semeru
WARTAKOTALIVECOM, Lumajang -- Petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk membersihkan tumpukan abu vulkanik yang menyelimuti kawasan Gladak Perak, Kecamatan Candipuro, Lumajang, pada Jumat pagi.
Erupsi Gunung Semeru yang terjadi sehari sebelumnya meninggalkan endapan abu tebal di sepanjang jalan utama dan fasilitas umum di sekitar wilayah tersebut, membuat permukaan licin dan membahayakan aktivitas warga maupun petugas.
Sejak pagi, mobil-mobil Damkar bergantian menyemprotkan air ke badan jalan, jembatan, dan ruang publik yang tertutup abu.
Percikan air bercampur debu seketika membentuk lumpur tipis yang kemudian disapu oleh petugas lain untuk memastikan permukaan jalan kembali dapat diakses dengan aman.
Upaya ini menjadi langkah mendesak mengingat abu kering mudah beterbangan dan berpotensi mengganggu pernapasan serta mengurangi jarak pandang.
Pembersihan dilakukan secara bertahap karena sejumlah titik di Gladak Perak termasuk dalam zona yang paling terdampak lontaran material ringan dari Semeru.
Kondisi permukaan jalan yang licin membuat petugas harus bekerja perlahan dan menggunakan perlengkapan keselamatan lengkap, mulai dari masker, helm, hingga pelindung mata.
Di beberapa titik, abu terlihat menumpuk hingga beberapa sentimeter, terutama di bagian jalan yang mengarah ke pemukiman warga.
Kepala tim Damkar setempat menjelaskan bahwa penyemprotan dilakukan bukan hanya untuk membersihkan akses, melainkan juga menekan risiko penyebaran abu ke area pemukiman.
“Kalau dibiarkan kering, abu akan mudah terangkat angin dan membahayakan warga, terutama yang memiliki gangguan pernapasan,” ujarnya.
Sementara itu, aparat gabungan dari BPBD dan TNI-Polri turut membantu mengatur lalu lintas dan menutup akses ke zona berbahaya. Warga diminta menunda aktivitas di sekitar Gladak Perak hingga situasi dinyatakan benar-benar aman oleh petugas.
Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker apabila berada di luar rumah, mengingat sebaran abu masih terpantau di sejumlah titik.
Upaya pembersihan ini diperkirakan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, bergantung pada volume abu dan kondisi cuaca.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari pos pengamatan Gunung Semeru serta BPBD Lumajang, mengingat aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih berpotensi fluktuatif.
Gladak Perak, yang selama ini menjadi salah satu akses penting menuju wilayah terdampak Semeru, kini memasuki tahap pemulihan awal.
Pembersihan abu menjadi langkah pertama untuk memastikan aktivitas darurat dapat berjalan lancar tanpa mengorbankan keselamatan petugas maupun warga yang tinggal di sekitar wilayah tersebut.
| Hari Raya Idul Fitri Semeru Meletus Lagi, Kolom Abu Capai 1 Kilometer di Atas Kawah |
|
|---|
| Wedus Gembel Semeru Menggulung Langit! Awan Panas Terjang Gladak Perak |
|
|---|
| Awan Panas Semeru Kembali Terjang Gladak Perak, Warga Lumajang Diminta Menjauh dari Aliran Sungai |
|
|---|
| Ngerinya Letusan Sekunder! Semeru Masih Mengkhawatirkan, Lahar Dingin Picu Semburan Abu Pekat |
|
|---|
| Kondisi Terkini Semeru: Lahar Dingin Menerjang Besuk Kobokan, Asap Putih Membumbung di Langit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/semeru-damkar.jpg)