Selasa, 12 Mei 2026

Berita Jakarta

Pansus DPRD Dorong Pemprov DKI Lengkapi Sarana Pilah Sampah hingga Tingkat RT

Judistira mengatakan, Pansus Pengelolaan Sampah telah mengidentifikasi keterlibatan masyarakat sebagai salah satu fokus utama pembahasan regulasi.

Tayang:
Istimewa/Muhammad Azzam
DPD Golkar DKI Jakarta menyalurkan bantuan berupa lima unit drop box sampah organik untuk warga RW 03 Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2026).(Foto: Yolanda Putri Dewanti) 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi mendeklarasikan Gerakan Pilah Sampah di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (10/5/2026). 

Program tersebut dijalankan serentak di lima wilayah kota administrasi dan Kepulauan Seribu sebagai langkah memperkuat pengelolaan sampah di Jakarta.

Deklarasi itu turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat.

Dalam sambutannya, Pramono menegaskan persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah daerah tanpa keterlibatan masyarakat.

“Saya meyakini bahwa membangun Jakarta tidak bisa sendirian. Persoalan sampah salah satunya. Maka hari ini sesuai dengan Instruksi Gubernur, kita akan mengadakan gerakan untuk pilah sampah,” kata Pramono di lokasi.

Menurut dia, gerakan memilah sampah menjadi bagian penting untuk mengubah pola pengelolaan sampah di Jakarta yang selama ini masih bergantung pada sistem pembuangan langsung ke TPST Bantargebang.

Ia mengatakan pemerintah pusat turut mendukung upaya tersebut agar penanganan sampah di Jakarta dapat dilakukan lebih serius dan terstruktur.

“Saya meyakini dalam arahan dan juga kepemimpinan Bapak Menteri Lingkungan Hidup, mudah-mudahan persoalan pilah sampah ini bersama dengan Pak Menko Pangan, kita lakukan dengan sungguh-sungguh dan serius menjadi gerakan baru bagi Jakarta untuk memilah sampah ini,” ujar Pramono.

“Dan harapan saya adalah mudah-mudahan persoalan sampah di Jakarta yang dari waktu ke waktu tidak pernah terselesaikan akan terselesaikan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga sekaligus mencanangkan peringatan HUT ke-499 Jakarta.

“Maka dengan demikian, seizin Pak Menko, seizin Pak Menteri, hari ini saya ingin mendeklarasikan dan menyampaikan bahwa dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Minggu tanggal 10 Mei tahun 2026 deklarasi gerakan pilah sampah sekaligus pencanangan hari ulang tahun ke-499 Kota Jakarta dimulai,” tutur Pramono.

Ia berharap pemilahan sampah dari rumah tangga dapat mengurangi beban sampah yang dibuang ke TPST Bantargebang.

Sampah nantinya dipisahkan antara organik dan anorganik sebelum masuk proses pengolahan lanjutan.

“Saya meyakini kalau ini bisa berjalan berhasil, apa yang menjadi arahan dari Menteri Lingkungan Hidup pada bulan Agustus, Jakarta hanya akan bisa menimbun residunya, tidak seperti sekarang. Kalau sekarang kan semuanya angkut, dumping di Bantargebang. Sekarang kita mulai dengan dipilah terlebih dahulu, organik dan anorganik dipisahkan,” ucapnya.

Pramono menambahkan fasilitas pengolahan seperti RDF Rorotan dan TPS 3R akan dimanfaatkan untuk menampung hasil pemilahan sampah warga.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved