Kebakaran
Tak Ada Kabar Sejak Kebakaran Terra Drone, Keluarga Tunggu Kabar Assyifa
Keluarga Assyifa di Bekasi haru menanti identifikasi RS Polri setelah ucapan terakhirnya saat terjebak di lantai tiga saat kebakaran.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dwi Rizki
Prima menerangkan, tiga korban meninggal yang bisa diidentifikasi oleh dokter forensik berdasarkan hasil pencocokan DNA dari keluarga korban.
Pertama, kantong jenazah dengan nomor 005, cocok dengan data antemortem nomor 017 teridentifikasi sebagai Rufaida Lathifunisa, perempuan 22 tahun warga Telaga Sari, Cikarang Barat.
Korban teridentifikasi berdasarkan sidik jari, catatan medis, dan properti.
Kedua, kantong jenazah dengan nomor 006, cocok dengan data antemortem 005 dan teridentifikasi sebagai Novia Nurwana, perempuan 28 tahun beralamat Tanggamus, Lampung.
Baca juga: 22 Tewas dalam Kebakaran Terra Drone, Gedung Hanya Tempat Servis dan Kantor
Jenazah tersebut berhasil teridentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, medis, dan properti yang diberikan pihak keluarga.
Terakhir, kantong jenazah nomor 007, cocok dengan data antemortem nomor 006 teridentifikasi sebagai Yoga Valdier Yaser laki-laki 28 tahun, beralamat di Metro, Lampung.
Teridentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, medis, dan properti yang diserahkan oleh pihak keluarga korban.
Ervina Kirim Video dan Voice Note ke Keluarga
Dari 22 karyawan yang menjadi korban tewas dalam kebakaran di Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025), salah satunya adalah Ervina (25), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Terungkap bahwa sebelum menjadi korban tewas, Ervina mengirimkan video serta voice note atau rekaman suara dirinya ke keluarga.
Sehingga keluarga sudah tahu kalau Ervina menjadi korban, saat informasi kebakaran Gedung Terra Drone beredar.
Baca juga: Momen Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone Menangis di RS Polri, Menanti Hasil Identifikasi
Kakak Ervina, yakni Anggraini alias Ani menyampaikan bahwa adiknya Ervina mengirim rekaman video dan voice note ke keluarga, sebelum meninggal dunia.
"Jadi memang pas kebakaran terjadi, Ervina kirim video ke kaka saya yang juga kakanya almarhumah. Dia kasih tau kantornya kebakaran," kata Anggraini dengan nada bergetar kepada Wartakotalive.com, saat ditemui di rumah duka di Jalan Kecapi III, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025) pagi.
Selain video, kata Ani, Ervina juga mengirimkan voice note suara adiknya yang mengatakan sudah pasrah di dalam gedung saat kantornya kebakaran.
"Dia kirim voice note, isinya, 'Gua gak tau lagi ya, sumpah ini gua udah benar benar gabisa ngapa ngapain ya guys, maap banget. Gua gak tau lagi nih' gitu," ucapnya.
Ketika video dan voice note itu dikirimkan Ervina, menurut Ani, kakak mereka langsung mengirimkan voice note itu ke grup keluarga besar.
Baca juga: Viral Video Belasan Karyawan Terra Drone Minta Tolong, Polisi Pastikan Selamat Semua
| Penjaga Rumah Ungkap Kepanikan saat Kebakaran Rumah yang Menewaskan Anggota BPK di Jagakarsa Jaksel |
|
|---|
| Polisi Selidiki Pemicu Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK Haerul Saleh |
|
|---|
| Kebakaran di Ruang Kerja Haerul Saleh, Penjaga: Sempat Teriak Minta Tolong |
|
|---|
| Kebakaran Rumah Anggota BPK di Jagakarsa Diduga Dipicu Sisa Tiner Renovasi |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Rumah 3 Lantai di Jagakarsa Kebakaran, Anggota BPK RI Haerul Saleh Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/KEBAKARAN-Alfito-15-Adik-korban-kebakaran-Gedung-Terra-Drone-Assyifa-Mulandar.jpg)