Kebakaran
Tak Ada Kabar Sejak Kebakaran Terra Drone, Keluarga Tunggu Kabar Assyifa
Keluarga Assyifa di Bekasi haru menanti identifikasi RS Polri setelah ucapan terakhirnya saat terjebak di lantai tiga saat kebakaran.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dwi Rizki
Lalu untuk selanjutnya pihak keluarga dapat mengebumikan jenazah yang direncanakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
7 Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Teridentifikasi
Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur kembali berhasil identifikasi tujuh jenazah korban kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025).
Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono menerangkan, pihaknya sudah memeriksa sekira 20 jenazah korban kebakaran.
"Setelah melakukan konsolidasi, kami mengidentifikasi tujuh korban kebakaran," kata Prima, Rabu.
Sementara itu, Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan melanjutkan, kantong jenazah dengan nomor KMY/XII/001 cocok dengan data antemortem nomor 22 teridentifikasi sebagai Pariyem warga asal Bandar Lampung.
"Kantong jenazah dengan nomor KMY/XII/002 cocok dengan data antemortem nomor 018, teridentifikasi sebagai Ninda Tan (32) warga Serpong Utara, Tangerang selatan, teridentifikasi berdasarkan sidik jari, catatan medis dan properti," ujar Nyoman.
Polisi berpangkat jenderal bintang satu itu menerangkan, kantong jenazah dengan nomor KMY/XII/003 cocok dengan data am nomor 009, teridentifikasi sebagai Muhammad Ariel Budiman (24) warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan sidik jari, gigi dan properti.
Kemudian, kantong jenazah dengan nomor KMY/XII/004 cocok dengan data antemortem nomor 011, teridentifikasi sebagai Mochamad Apriyana laki-laki 40 tahun warga Kecamatan Sudimarajaya, Tangerang, teridentifikasi berdasarkan sidik jari, medis dan properti.
"Kelima, kantong jenazah dengan nomor KMY/XII/008 cocok dengan data antemortem nomor 020, teridentifikasi sebagai Della Yohana Simanjuntak perempuan 22 tahun warga Keboyoran Lama, Jakarta Selatan, teridentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, medis dan properti," ungkapnya.
Keenam, kantong jenazah dengan nomor KMY/XII/009 cocok dengan data antemortem 001 teridentifikasi sebagai Nazaelly Tsabita Nurazisha 27 Tahun warga Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Terakhir kantong jenazaha KMY/XII/10 cocok dengan data antemortem 021 teridentifikasi sebagai Athiniyah Isnaini (18) warga Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.
"Keduanya teridentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi dan properti," jelasnya.
Tiga Korban Teridentifikasi
Tim DVI Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, mengidentifikasi tiga jenazah dari 22 kantong mayat korban kebakaran gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono, menjelaskan, dari tiga jenazah yang teridentifikasi, dua di antaranya sudah diambil pihak keluarga.
"Satu keluarga belum datang dan korban Rufaida sama Novia sudah kami serahkan ke keluarga," kata Prima Heru Yulihartono, Rabu (10/12/2025).
Baca juga: Ervina Minta Maaf saat Terjebak Kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran Jakpus, Ini Kisah Keluarga
| Penjaga Rumah Ungkap Kepanikan saat Kebakaran Rumah yang Menewaskan Anggota BPK di Jagakarsa Jaksel |
|
|---|
| Polisi Selidiki Pemicu Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK Haerul Saleh |
|
|---|
| Kebakaran di Ruang Kerja Haerul Saleh, Penjaga: Sempat Teriak Minta Tolong |
|
|---|
| Kebakaran Rumah Anggota BPK di Jagakarsa Diduga Dipicu Sisa Tiner Renovasi |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Rumah 3 Lantai di Jagakarsa Kebakaran, Anggota BPK RI Haerul Saleh Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/KEBAKARAN-Alfito-15-Adik-korban-kebakaran-Gedung-Terra-Drone-Assyifa-Mulandar.jpg)