Selasa, 14 April 2026

Uang Digital

Survei Dompet Digital Ipsos Sebut ShopeePay Ungguli Gopay, Dana dan OVO

Hasil riset juga menunjukkan ShopeePay menduduki peringkat pertama pada indikator utama mengungguli GoPay, DANA, dan OVO, . 

Editor: Ahmad Sabran
Zoom
DOMPET DIGITAL - Executive Director Ipsos Indonesia Andi Sukma memaparkan Studi terbaru Ipsos Indonesia bertajuk Digital Wallet Research 2026: User Behavior & Competitive Landscape 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-  Penggunaan dompet digital (e-wallet) sudah menjadi bagian dari gaya hidup finansial masyarakat Indonesia.

Studi terbaru Ipsos Indonesia bertajuk Digital Wallet Research 2026: User Behavior & Competitive Landscape, menunjukkan dompet digital semakin terintegrasi dalam berbagai kebutuhan transaksi finansial harian, di mana mayoritas masyarakat menggunakan dompet digital untuk belanja online  sebesar 86 persen, pembelian makanan dan minuman 77 % , pembayaran tagihan rutin seperti listrik dan internet 69?n transfer ke rekening bank 68 % . 

Hasil riset juga menunjukkan ShopeePay menduduki peringkat pertama pada indikator utama mengungguli GoPay, DANA, dan OVO, . 

Adapun indikatornya antara lain adalah merek yang paling pertama diingat atau Top Of Mind, 41 % responden memilih ShopeePay, disusul dengan Dana 26 % , GoPay 23 % , OVO 8 % , dan lainnya 2 % .

Kemudian dari indikator dompet digital yang digunakan dalam 3 bulan terakhir, ShopeePay menduduki tertinggi dengan persentase 91 % , disusul dengan GoPay 67 % , Dana 67?n 
OVO 44 % .

Sedangkan dari indikator jumlah frekuensi transaksi menggunakan dompet digital per bulan, responden rerata melakukan 23 kali transaksi per bulan menggunakan ShopeePay, disusul oleh OVO, GoPay, dan Dana. 

Executive Director Ipsos Indonesia Andi Sukma mengatakan, peta persaingan dompet digital di tahun 2025 telah berevolusi dari sekadar meningkatkan awareness menjadi perlombaan pengembangan ekosistem digital dalam satu aplikasi.

"Riset terbaru IPSOS menunjukkan bahwa preferensi pengguna kini berakar pada keamanan sistem dan kedalaman integrasi layanan. Bukan lagi soal siapa yang paling dikenal, melainkan siapa yang paling mampu hadir di setiap titik sentuh kehidupan finansial masyarakat secara mulus yang terintegrasi,” ujarnya dalam keterangan persnya.

Baca juga: Hypernet Kenalkan Our Screen Solution, Layanan Digital Screen untuk Kelola Konten Promosi

Dikatakan Andi, riset terbaru Ipsos mengungkapkan sejumlah faktor utama yang mempengaruhi keputusan masyarakat dalam memilih dompet digital, adapun persebaran preferensinya adalah 

• Promosi yang menarik 

"Dari beragam promo yang ditawarkan, gratis biaya admin (79 % ), cashback (71 % ) dan diskon atau potongan harga (66 % ) menjadi tiga promo dompet digital terfavorit responden. 
Aspek promosi merupakan instrumen penting, tidak hanya dalam meningkatkan daya tarik tetapi juga memperkuat loyalitas pengguna dompet digital," ujarnya. 

Riset Ipsos ini mengungkapkan, ShopeePay menjadi merek dompet digital yang dinilai paling banyak memberikan gratis biaya admin dengan persentase 56 % , diikuti dengan DANA, GoPay, dan OVO.

Selain gratis biaya admin, riset ini memperlihatkan bagaimana cashback juga menjadi salah satu promosi yang paling menarik dalam ekosistem dompet digital karena memberikan manfaat yang terasa langsung dan instan bagi pengguna. 

Posisi ShopeePay semakin diperkuat dengan kedudukannya di peringkat satu sebagai dompet digital yang dinilai pengguna menawarkan promo cashback paling sering dengan persentase 63 % , diikuti dengan GoPay, DANA, dan OVO. Selain itu, pada aspek diskon atau potongan harga juga dimenangkan oleh ShopeePay (65 % ), disusul GoPay, DANA, dan OVO. 

Baca juga: Meski Ada Izin, Lapangan Padel di Perumahan di Jakarta Maksimal Beroperasi hingga Pukul 20.00 WIB

• Terintegrasi dengan aplikasi 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved