Kamis, 11 Juni 2026

Uang Digital

Survei Dompet Digital Ipsos Sebut ShopeePay Ungguli Gopay, Dana dan OVO

Hasil riset juga menunjukkan ShopeePay menduduki peringkat pertama pada indikator utama mengungguli GoPay, DANA, dan OVO, . 

Tayang:
Editor: Ahmad Sabran
Zoom
DOMPET DIGITAL - Executive Director Ipsos Indonesia Andi Sukma memaparkan Studi terbaru Ipsos Indonesia bertajuk Digital Wallet Research 2026: User Behavior & Competitive Landscape 

Semakin luas jangkauan layanan digital, semakin dalam pula integrasi dompet digital dalam keseharian generasi muda. Melalui hasil survei, aktivitas transaksi GenZ menggunakan dompet  digital dalam kebutuhan sehari-hari terkonsentrasi pada beberapa alasan utama, baik untuk  Berbelanja Online, Membeli Makanan & Minuman, serta kebutuhan Gaming dan layanan digital seperti pembelian pulsa dan bayar tagihan.

Penggunaan dompet digital oleh Gen Z pada kategori gaming dan layanan digital menjadi area yang semakin menarik untuk ditelusuri. Kategori ini mencakup top-up game, pembelian 
in-game items, hingga kebutuhan pulsa dan paket data, merepresentasikan gaya hidup Gen Z yang serba cepat dan always-on.

Dalam konteks ini, dompet digital tidak lagi sekadar alat pembayaran, melainkan enabler utama yang menyediakan akses cepat 24/7 untuk mendukung konsumsi digital yang real-time dan tanpa hambatan. 

Dalam ekosistem yang bergerak dinamis, metode pembayaran yang mampu mengikuti ritme konsumsi digital menjadi faktor penentu dalam preferensi pengguna, terutama generasi Z. Data menunjukan bahwa untuk kebutuhan top-up game, ShopeePay memimpin dengan 46 % , diikuti DANA 28 % , GoPay 19 % , dan OVO 4 % . Lebih lanjut, ketika ditinjau dari persepsi kemudahan proses top-up, ShopeePay kembali unggul dengan 54 % , kemudian disusul DANA 22 % , GoPay 19 % , dan OVO 5 % . 

Angka ini mengindikasikan bahwa faktor ease of use menjadi determinan utama dalam kategori kebutuhan hiburan seperti gaming dan layanan digital, di mana kecepatan dan kesederhanaan alur transaksi memiliki dampak langsung terhadap pengalaman pengguna.

“Gen Z tidak lagi melihat dompet digital sebagai alat bayar alternatif, melainkan sebagai bagian dari gaya hidup mereka. Siapa pun penyedia layanan yang mampu mengintegrasikan hiburan, seperti gaming, dengan kemudahan transaksi dalam satu klik, dialah yang akan memenangkan pasar dalam dekade ini,” Tambah Andi. 

Pasar pembayaran digital Indonesia kini memasuki fase matang. Persaingan tidak lagi hanya soal fitur, tetapi relevansi dengan kebutuhan harian pengguna. Platform yang mampu memberikan manfaat nyata, baik kemudahan maupun penghematan, akan menjadi pilihan utama konsumen. 

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved