Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek
Update Commuter Line Cikarang Sepekan usai Tragedi KRL VS KA Argo Bromo Anggrek
Layanan Commuter Line Cikarang pulih, penumpang Bekasi Timur meningkat meski masih ada pembatasan kecepatan.
Ringkasan Berita:
- Operasional Commuter Line Cikarang kembali normal usai proses pemulihan jalur rel.
- Aktivitas naik-turun penumpang di Stasiun Bekasi Timur kembali berjalan dengan jumlah pengguna yang terus meningkat.
- Meski masih ada pembatasan kecepatan di lokasi insiden, ketepatan waktu perjalanan semakin membaik dan keterlambatan terus berkurang.
- KAI Commuter juga mengimbau pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan.
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Operasional layanan perjalanan Commuter Line Cikarang berangsur normal.
Layanan naik dan turun pengguna di Stasiun Bekasi Timur juga telah kembali dilayani pasca-insiden pada Senin lalu.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan, proses normalisasi jalur rel terus berjalan dan menunjukkan perkembangan yang positif.
Setelah uji coba perjalanan KRL pada Rabu (29/4/2026), saat ini perjalanan Commuter Line Cikarang kembali normal.
Namun, Karina juga menggarisbawahi bahwa di lokasi terjadinya insiden itu masih dilakukan pembatasan kecepatan bagi seluruh perjalanan kereta.
Meski begitu, aktivitas stasiun dan pergerakan pengguna Commuter Line berjalan normal.
“Volume pengguna di Stasiun Bekasi Timur juga berangsur normal kembali dan bahkan terus bertambah setelah stasiun ini kembali melayani naik-turun pengguna,” ungkap Karina dalam siaran tertulis pada Minggu (3/5/2026).
Lebih lanjut, Karina juga menyampaikan bahwa berdasarkan data KAI Commuter, usai uji coba pada Rabu (29/4/2026) mulai pukul 14.00 WIB hingga jadwal terakhir, volume pengguna di Stasiun Bekasi Timur mencapai 5.266 orang yang naik dan 2.820 orang yang turun.
Sedangkan pada Kamis (30/4), tercatat sebanyak 8.188 orang yang naik dan 9.268 orang yang turun di stasiun ini.
“Sementara itu, pada awal libur panjang ini, tercatat volume pengguna hari Jumat (1/5) sudah menyentuh angka 14 ribu. Sebanyak 6.590 orang yang naik dan 7.527 orang yang turun," ungkap Karina.
"Pada Sabtu kemarin (2/5), volume pengguna yang naik sebanyak 8.412 orang dan 9.275 orang yang turun di Stasiun Bekasi Timur," tambahnya.
Baca juga: Sudah Diperingati Dedi Mulyadi, Ormas Kembali Kuasai Perlintasan KA Ampera Bekasi
Kondisi operasional perjalanan Commuter Line Cikarang juga terus membaik.
Mulai Kamis kemarin jumlah layanan perjalanan Commuter Line Cikarang kembali normal dengan mengoperasikan sebanyak 281 perjalanan di lintas Cikarang setiap harinya. Di sisi ketepatan waktu perjalanan juga terus membaik.
Keterlambatan waktu perjalanan makin berkurang pasca-proses evakuasi. Pada Kamis (30/4/2026), rata-rata keterlambatan keberangkatan adalah 25 menit, dan pada Jumat (1/5/2026) berkurang menjadi 15 menit.
Pada Sabtu (2/5/2026) kemarin, rata-rata keterlambatan keberangkatan perjalanan Commuter Line Cikarang kembali berkurang hingga 9-10 menit seiring terus dilakukannya proses normalisasi jalur rel.
| Kecelakaan Beruntun di Bekasi, Penyidikan Meluas hingga Kementerian dan Operator Taksi |
|
|---|
| Lautan Bunga di Stasiun Bekasi Timur: Duka Mendalam untuk 16 Perempuan Hebat Korban Tragedi KRL |
|
|---|
| Cegah Tragedi Bekasi Terulang: Bupati Karawang Usul Bangun 6 Underpass, Prioritaskan Jalur Tengkorak |
|
|---|
| Plt Bupati Bekasi Jamin Pemulihan Kesehatan Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur |
|
|---|
| Polisi Ungkap Kelalaian Sopir Taksi Hijau Jadi Pemicu Tabrakan Kereta, Jadi Tersangka? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/TABRAKAN-KERETA-Suasana-Stasiun-Bekasi-Timur-Kota-Bekasi-pada-Minggu-352026.jpg)