Aksi Premanisme

Sejumlah Preman di Pulogadung Jaktim Lari Kencang Dikejar Petugas Satpol PP

Razia ini digelar secara serentak di seluruh kecamatan wilayah Jakarta Timur dengan harapan tidak membuat resah masyarakat.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Miftahul Munir
RAZIA PREMAN - Dua preman ditangkap Satpol PP Pulogadung Jaktim, Rabu (23/7/2025). Pelaku tak berkutik ketika ditangkap Satpol PP Jaktim. (WARTA KOTA/MIFTAHUL MUNIR) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir


WARTAKOTALIVE.COM, PULOGADUNG - Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) usai viral adanya pak ogah mematikan lampu merah Cawang, Kecamatan Kramat, Jakarta Timur, Rabu (23/7/2025).

Razia ini digelar secara serentak di seluruh kecamatan wilayah Jakarta Timur dengan harapan tidak membuat resah masyarakat.

Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur mengerahkan puluhan personel dalam razia hari ini.

Sebelum memulai razia, aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol dan Sudin Sosial menggelar apel di kantor Kecamatan Pulogadung.

Titik permata razia berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pulogadung, Jakarta Timur. Di sana aparat gabungan mengamankan dua orang pemgamen.

Baca juga: Ingin Merokok, Batistuta Kena Palak Preman Mabuk di Lampu Merah Pulogadung Jaktim

Dua orang preman itu bertato dan menjadi sasaran razia karena sempat viral adanya pemalakan sopir saat lampu merah.

"Ya saya mah enggak takut, kita enggak kriminal kok, minta enggak maksa juga," tuturnya, Rabu.

Pria tersebut hanya bisa pasrah ketika digiring petugas Satpol PP dan sempat dilakukan penggelehan guna antisipasi senjata tajam.

"Saya juga kesal sama itu orang (pemalak sopir). Saya kenal di sini kan dari mana saja yang datang," ungkapnya.

Razia dilanjutkan di Pulomas, Pulogadung, Jaktim di sana seorang pak ogah berhasil melarikan diri setelah melepas kaosnya dari genggaman Satpol PP.

500 meter dari lokasi itu, ada seorang pak ogah yang berpura-pura duduk dipinggir jalan. Ketika didekati petugas, pria bertubuh kurus itu lari terbirit-birit.

Pelajar seragam pramuka yang sedang melintas sempat menangkap pak ogah tersebut. Bahkan, sempat terjadi adu mulut hingga saling tantang.

"Lu ke sini, lu ke sini," teriak pelajar SMA tersebut.

Pria itu kemudian berhasil ditangkap oleh petugas Satpol PP yang melakukan pengejaran guna dilakukan pembinaan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved