Kamis, 30 April 2026

Perang Israel Vs Iran

Antisipasi Dirinya Tewas, Ayatollah Ali Khamenei Tunjuk 3 Calon Pengganti dari Bunker Rahasia

Antisipasi Dirinya Dibunuh, Ayatollah Ali Khamenei Tunjuk 3 Calon Penggantinya dari Bunker Rahasia

Tayang:
ap/bbc.co.uk
KHAMENEI TUNJUK PEMIMPIN - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tengah bersembunyi di sebuah bunker rahasia dan menyadari menjadi target pembunuhan Israel dan Amerika Serikat. Karenanya Ali Khamenei telah menunjuk tiga calon penggantinya jika ia tewas dalam serangan atau pembunuhan. 

WARTAKOTALIVE.COM -- Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan langsung ke tiga situs nuklir Iran, yakni Fordow, Natanz, dan Esfahan, hari ini, Minggu (22/6/2025).

Iran langsung melancarkan serangan balas dendam usai serangan militer Amerika Serikat (AS) tersebut.

Seorang juru bicara layanan darurat Israel mengatakan bahwa laporan awal menunjukkan roket dan pecahan peluru Iran jatuh di 10 lokasi di Israel.

Baca juga: Sumpah Donald Trump Usai Amerika Serikat Serang Situs Nuklir Iran

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tengah bersembunyi di sebuah bunker rahasia.

Ia menyadari menjadi target pembunuhan Israel dan Amerika Serikat.

Karenanya Ali Khamenei telah menunjuk tiga calon penggantinya jika ia tewas dalam serangan atau pembunuhan.

Laporan ini pertama kali diungkap oleh The New York Times dan dikutip oleh Times of Israel, Daily Mail, dan NDTV, pada Sabtu (21/6/2025).

 Menurut laporan tersebut, Khamenei memberi tahu lingkaran dalamnya bahwa ia telah memilih tiga tokoh untuk menggantikannya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran.

Identitas ketiga calon tersebut belum diungkap ke publik.

Seorang pejabat tinggi Iran yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada NYT, “Khamenei sangat khawatir akan keselamatannya, terutama sejak konflik dengan Israel dan AS meningkat.”

Kekhawatiran ini muncul setelah rudal Amerika menghantam tiga situs nuklir Iran, termasuk Fordow dan Natanz.

Ancaman pembalasan dari Israel turut menambah tekanan keamanan terhadap elite Republik Islam.

 Khamenei, yang kini berusia 85 tahun, dilaporkan hanya berkomunikasi dengan beberapa pejabat melalui saluran khusus dari tempat persembunyiannya.

Ia hampir tidak muncul di depan umum sejak konflik militer memuncak awal Juni lalu.

Langkah Khamenei menunjuk calon pengganti dinilai sebagai sinyal krisis internal yang sangat serius.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved