Viral Media Sosial

Profil Hercules, Dijuluki 'Preman yang Tak Bisa Mati', Meski Ditembak dan Dibacok 16 Kali

Profil Hercules, Pria Asli Timor Timur yang Dijuluki Preman Tak Bisa Mati Meski Ditembak dan Dibacok 16 Kali

Editor: Dwi Rizki
Tangkapan video youtube kompastv
VIRAL MEDIA SOSIAL - Hercules Rozario, Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pada Kamis (15/6). Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup itu, Hercules mengaku mengunjungi Gibran untuk silaturahmi biasa. 

Tangan kanannya terluka parah hingga ia harus dilarikan ke Jakarta dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Namun, nahas, tangan kanannya tidak bisa tertolong dan harus diamputasi.

Tak tahan dengan perawatan di RSPAD, Hercules pun kabur dari rumah sakit.

Ia akhirnya terjerumus ke dalam 'lembah hitam' Tanah Abang.

"Saya mau mandiri. Tiba di Tanah Abang, saya tinggal di kolong jembatan," kata Hercules dikutip dari Kompas.com dalam buku Kick Andy Kumpulan Kisah Inspiratif. 

Kehidupan preman pun dimulai. 

Hercules awalnya tidak disegani dan sering dilawan oleh preman lain.

Karena hal itulah ia selalu membawa golok panjang.

"Daripada dibunuh, lebih baik saya bunuh duluan," kata Hercules.

"Bahkan waktu itu, setiap malam saya tidur dengan golok selalu siap di tangan. Kondisi waktu itu sangat rawan. Lengah sedikit, lawan akan menyerang," lanjutnya.

Hercules dan kelompoknya pun malang melintang di kawasan Tanah Abang sejak 1980-an.

Pria berambut ikal ini sering kali lolos dari maut.

Ia disegani banyak orang karena keberaniannya yang besar.

Dalam acara Kick Andy tahun 2007, Hercules mengaku pernah dibacok sebanyak 16 kali.

Meski begitu, ia tetap selamat. Separuh dari tangan kanan Hercules, yakni dari bagian siku ke bawah, menggunakan tangan palsu.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved