Selasa, 12 Mei 2026

Pilkada 2024

Ridwan Kamil-Suswono Batal Ajukan Gugatan ke MK, Pramono Anung Ancang-ancang Program 100 Hari

Pramono Anung menanggapi langkah Ridwan Kamil-Suswono yang batal mengajukan gugatan atas hasil Pilgub Jakarta 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Tayang:
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Calon Gubernur Jakarta nomor urut 03 Pramono Anung meninjau lokasi kebakaran yang berlokasi di Jalan Kebon Kacang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2024) pagi. 

WARTAKOTALIVE.COM JAKARTA — Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono, batal mengajukan gugatan atas hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasalnya, hingga batas akhir pengajuan gugatan, Rabu (11/12/2024), tak ada permohonan perselisihan hasil Pilgub Jakarta dari Ridwan Kamil-Suswono.

Menanggapi hal tersebut, Cagub Jakarta Pramono Anung mengucapkan terima kasih kepada paslon di Pilkada Jakarta yang tidak melayangkan gugatan ke MK.

Artinya, secara konstitusi aturan sikap tidak mendaftarkan sengketa menerima hasil dari Pilkada Jakarta 2024.

“Saya secara pribadi, baik pasangan 01 maupun 02 yang tidak menyampaikan gugatan ke MK, (saya) mengucapkan terima kasih,” ucap Pramono Anung usai berkunjung ke lokasi kebakaran, di Kebun Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2024).

“Artinya, Jakarta segera bisa konsentrasi untuk berbenah. Karena memang kondisi sekarang juga bukan kondisi yang baik-baik saja,” imbuhnya.

Pramono mengatakan, Pilgub Jakarta kali ini merupakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang memiliki tensi politik rendah.

Sebab sejak awal, Pramono menerapkan politik riang gembira, sehingga setiap kompetitor dianggapnya sebagai kawan bukan lawan.

Baca juga: Kubu RIDO Batal Gugat ke MK, Politisi PSI Akhirnya Legawa Ucapkan Selamat pada Pramono-Rano

“Dan pemilihan gubernur di Jakarta kali ini adalah pemilihan yang tingkat tensi politiknya itu paling rendah, tensi politiknya,” ungkapnya.

“Ya karena kami (politik) riang gembira, saya sendiri juga gak pernah menganggap kompetitor itu sebagai lawan. Karena saya selalu berulang kali mengatakan lawan saya adalah diri saya sendiri,” tambahnya.

Sebagai langkah awal membenahi Jakarta, Pramono akan mengunjungi terlebih dahulu tempat-tempat semasa kampanyenya untuk memenuhi janjinya.

“Jadi dalam waktu 100 hari saya, saya akan berkunjung kembali ke daerah-daerah, ke tempat-tempat yang saya datangi (saat kampanye),” ujar Pramono.

“Karena saya ingin persoalan-persoalan yang menyangkut Kartu Jakarta Sehat, Jakarta Pintar, Lansia, Difabel, kemudian juga urusan RT dan RW adalah persoalan basic dasar yang ada di masyarakat (terselesaikan),” ungkap dia.

Dia juga berjanji apabila telah ditetapkan sebagai Gubernur Jakarta akan memutihkan ijazah warga yang ditahan. Termasuk menyelesaikan persoalan yang ada di Kampung Bayam, Tanah Merah, dan Kampung Akuarium.

“Termasuk begitu banyaknya ijazah yang tertahan, yang saya akan putihkan kalau saya akan jadi gubernur, itu pasti akan saya lakukan. Termasuk persoalan Kampung Bayam, Tanah Merah, Kampung Akuarium, saya akan datangi di awal,” ucap dia.(m27)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved