Sabtu, 2 Mei 2026

Pilkada 2024

Tertinggal dari Pramono, Ridwan Kamil Harap Pemilih Dharma-Kun Dukung Dirinya Jika Pilkada 2 Putaran

Tertinggal dari Pramono, Ridwan Kamil Harap Pemilih Dharma-Kun Dukung Dirinya Jika Pilkada 2 Putaran

Tayang:
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Budi Sam Law Malau
Wartakotalive.com/ Alfian Firmansyah
Ridwan Kamil. Tertinggal dari Pramono, Ridwan Kamil Harap Pemilih Dharma-Kun Dukung Dirinya Jika Pilkada 2 Putaran 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil meminta semua pendukungnya tetap semangat meski kini perolehan suaranya tertinggal jauh dari Pramono-Rano.

Ridwan Kamil berharap Pilkada Jakarta 2 putaran, atau perolehan suara Pramono-Rano tidak lebih dari 50 persen plus satu.

Jika terjadi kata Ridwan Kamil, maka putaran kedua harus dijalankan dengan jujur sehingga yang terpilih memiliki legitimasi.

"Andaikan harus 2 putaran tentu kita harus bersemangat dan berkomitmen untuk menjalankan proses yang kedua ini dengan jujur, dengan integritas, agar yang terpilih betul-betul memiliki legitimasi dalam menjadi pemimpin di Jakarta," ujar Ridwan Kamil di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2024) petang. 

Ridwan Kamil menjelaskan, pihaknya juga akan menerima masukan-masukan terkait strategi yang masih kurang.

Eks Gubernur Jawa Barat itu menyebut, dinamika Pilkada Jakarta ini sangat luar biasa dan jadi perhatian se-Indonesia.

Baca juga: Bimbim Slank Ajak Mezzaluna dan Tallulah Berikan Suara di Pilkada Jakarta 2024, Ini Harapan Mereka

Dengan demikian, pihaknya akan berkontemplasi untuk menyusun strategi di putaran kedua. 

"Kami juga sudah menerima masukan-masukan terkait apakah strategi masih ada yang kurang, apakah yang lain sebagainya, karena dinamika pilkada ini luar biasa," tuturnya. 

"Khususnya Jakarta yang jadi pusat perhatian se-Indonesia sebegitu rupa, sehingga nanti tentu akan jadi sebuah kontemplasi dari strategi apa yang kita lakukan," tambahnya. 

Lebih lanjut, Ridwan Kamil mengajak warga Jakarta menunggu keputusan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

Kata dia, jika ada putaran kedua, ia akan kembali turun menemui warga untuk mendengarkan lagi aspirasi.

"Pada warga Jakarta menunggu sampai keputusan resminya sampai 16-18 Desember, kalau harus putaran kedua mari kita berkomunikasi lagi, aspirasinya tentu akan kita dengar dengan segala bentuk kampanye di putaran kedua tentunya harus lebih baik," jelasnya. 

Tak hanya itu, Ridwan Kamil juga akan  membidik ceruk suara pemilih Dharma Pongrekun-Kun Wardana jika berlangsung dua putaran.

"Dan karena kalau nanti kami ke putaran kedua hanya 01, 03 ya maka kami harapkan kepada warga yang melabuhkan suara di 02 bisa kita raih," ucap Politikus Golkar itu. 

Lantas Ridwan Kamil pun menyinggung perolehan suara Dharma-Kun versi quick count. 

Menurutnya, raihan itu di luar prediksi hasil survei selama masa kampanye kemarin.

Baca juga: Beredar Surat Prabowo Subianto Ajak Pilih Ridwan Kamil di Pilkada, Begini Kata Gerindra

"Surveinya selalu di angka 5, 3, 4 realitanya tembus 10 persen. Ini kan luar biasa ya. Jadi hormat saya juga untuk kontestasi dari Pak Dharma dan Pak Kun yang fighter juga," imbuhnya.

Lima lembaga survei telah merilis hasil hitung cepat atau quick count untuk Pilkada Jakarta 2024 setelah pencoblosan digelar pada Rabu (27/11/2024).

Adapun lembaga survei tersebut sudah mulai merilis quick count pada Rabu sore pukul 15.00 WIB.

Tribunnews.com mengutip hasil quick count dari Litbang Kompas, Indikator Politik Indonesia, Lembaga Survei Indonesia (LSI), Charta Politika, dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Sementara, hingga pukul 16.30 WIB, data suara masuk di tiap lembaga rata-rata sudah mencapai 80 persen. 

Diketahui, ada tiga pasangan calon (paslon) yang berkontestasi dalam Pilkada Jakarta 2024 yaitu paslon nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK)-Suswono; paslon nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto; dan paslon nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno.

Perlu diingat, quick count bukanlah hasil resmi terkait pemenang di Pilkada Jakarta 2024.

Namun, masyarakat harus tetap menunggu hasil real count dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai patokan terkait gubernur dan wakil gubernur terpilih Jakarta. 

Litbang Kompas (data masuk 90 persen)

1. RK-Suswono: 40,35 persen
2. Dharma-Kun: 10,36 persen
3. Pramono-Rano: 49,29 persen

Lembaga Survei Indonesia (LSI) (data masuk 84,9 persen)

1. RK-Suswono: 39,61 persen
2. Dharma-Kun: 10,56 persen
3. Pramono-Rano: 49,83 persen

Charta Politika (data masuk 84,25 persen)

1. RK-Suswono: 39,52 persen
2. Dharma-Kun: 10,53 persen
3. Pramono-Rano: 49,95 persen

Indikator Politik Indonesia

1. RK-Suswono: 40,07 persen
2. Dharma-Kun: 10,52 persen
3. Pramono-Rano: 49,41 persen

Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) (data masuk 80,67 persen)

1. RK-Suswono: 39,07 persen
2. Dharma-Kun: 10,13 persen
3. Pramono-Rano: 50,8 persen

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

 

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved