Selasa, 28 April 2026

Pilkada 2024

Pengamat Sebut Dua Paslon di Pilkada Jakarta Masih Bisa Saling Mengalahkan

Pengamat Nilai Dua Paslon di Pilkada Jakarta Masih Bisa Saling Mengalahkan. Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dan Pramono Anung-Rano Karno

Kolase foto/Tribunnews
Survei Litbang Kompas untuk ketiga paslon Pilkada Jakarta 2024 partai politik pendukung tidak kompak memilih. Pengamat Sebut Dua Paslon di Pilkada Jakarta Masih Bisa Saling Mengalahkan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Persaingan ketat terjadi antara pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jakarta nomor urut 1 dan 3, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dan Pramono Anung-Rano Karno bersaing ketat di Pilkada DKI Jakarta 2024.

“Meski Pilkada Jakarta diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon), namun persaingan ketat terjadi antara pasangan Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno,” ujar pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, Kamis (7/11/2024).

Hal itu dikatakan Ujang berdasarkan hasil survei Litbang Kompas.

Dimana hasilnya menunjukkan elektabilitas pasangan RIDO mencapai 34,6 persen, pasangan Pramono-Rano 38,3 persen, dan paslon Dharma Pongrekun-Kun Wardana dengan 3,3 persen.

“Memang (hasil survei Litbang Kompas) masih dalam rentang margin of error dan masih banyak undecided voters-nya (yang belum menentukan pilihannya) ada sebanyak 23,8 persen,” jelas Ujang.

Dia menilai, bahwa undecided voters tersebut akan turut menentukan elektabilitas pada perserta Pilkada DKI Jakarta.

Baca juga: Pilkada Sumut Memanas, Mobil Bobby Naution Diserang Usai Debat, Suryo Prabowo: Ini Medan Bung

“Seandainya undecided voters itu bisa diambil oleh Ridwan Kamil-Suswono, ya masih bisa punya peluang unggul,” katanya.

Ujang menilai, peta politik di Jakarta masih dinamis. Oleh karena itu, dia belum berani menyatakan salah satu paslon bakal unggul dan memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2024.

“Jadi, saat ini masih bisa saling mengalahkan, bisa saling mengungguli antar dua kandidat tersebut. Saya melihat, ya memang masih harus terus dinamis dan masih terus bergerak menjelang pencoblosan nanti,” jelasnya.

Ujang menyebut bahwa hasil survei masih bisa berubah, dan ketiga paslon masih mempunyai kesempatan yang sama untuk meningkatkan dukungan dan elektabilitas masing-masing.

“Tentu elektabilitas ini terus bergerak, akan mengalami perubahan hingga menjelang akhir pencoblosan. Masih ada kurang lebih 22 hari ke depan, tentu dinamika survei masih terus akan berjalan,” jelas dia.(m27)

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved