Pilkada 2024
Kemacetan di Bekasi Disebut Akibat Pertumbuhan Kendaraan Tidak Sebanding dengan Infrastuktur
Kemacetan yang terjadi di Kota Bekasi disebut karena adanya ketidakseimbangan antara jumlah kendaraan yang terus bertambah dengan ruas jalan yang ada.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kemacetan yang terjadi di Kota Bekasi dikarenakan adanya ketidakseimbangan antara jumlah kendaraan yang terus bertambah dengan ruas jalan tersedia.
Hal itu diungkapkan Calon Wali Kota Bekasi nomor urut 01, Heri Koswara yang menilai terdapat sejumlah cara untuk mengatasi permasalahan macet di wilayah Kota Bekasi.
"Kita tahu, Kota Bekasi ini jadi primadona. Pajak kendaraan bermotor paling tinggi. Satu sisi secara pajak kita syukuri, namun sisi lain, memang tidak diimbangi dengan pertambahan ruas jalan," kata Heri, Senin (21/10/2024).
Dari hasil analisis yang ia lakukan, akhirnya ditemukan solusi untuk macet bisa selesai dengan cara yang berbeda-beda untuk tiap titiknya.
Salah satunya adalah dengan langkah pembangunan terminal sampai dengan pelebaran jalan.
Pembangunan terminal yang berisi transportasi umum terintegrasi, bisa jadi pemecah masalah macet.
Salah satu contoh yang ia ambil adalah di wilayah Komsen, Jatiasih. Ia menjelaskan, sudah ada wacana untuk pembangunan terminal tipe A di sana meski hingga saat ini belum terealisasi.
Baca juga: Miliki Putri Berkebutuhan Khusus Jadi Inspirasi Bagi Heri Koswara Ciptakan Kota Ramah Disabilitas
"Jadi, ada rencana akan dibangun terminal. Tanahnya sudah ada tiga hektar, dibangun dulu sarana umumnya,” kata Heri Koswara.
Adapun untuk solusi yang lain, lanjut dia, bisa diselesaikan dengan pelebaran jalan. Namun, hal tersebut juga tidak mudah dilakukan mengingat akan ada proses pembebasan lahan yang dilakukan.
"Agak susah memang. Tapi kalau ada duit, harus dieksekusi," jelas dia.
Heri pun menegaskan bakal menyelesaikan masalah macet dan membenahi macet di Kota Bekasi andai dipercaya memimpin wilayah tersebut.
"Artinya harus dilihat dulu APBD nya, yang kedua antisipasi dan pola pembebasan harus jelas. Kalau memang macetnya ada di jalan provinsi, itu bisa dengan fly over. Itu bisa mengurai kemacetan. Jadi, memang ke depan ini, setiap titik akan dianalisa," tuturnya.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
Temukan Adanya Tindak Pidana, Bawaslu Serahkan Kasus Pilkada Barito Utara Kepada Kepolisian |
![]() |
---|
Dana Pengawasan Pilkada 2024 Masih Tersisa, Bawaslu DKI Minta untuk Pembangunan Fasilitas Kantor |
![]() |
---|
Pasca Putusan MK, Pendiri LPP Surak Siap Mengawal PSU Ulang di 24 Wilayah Indonesia |
![]() |
---|
Digelar Estafet, Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang 6 dari 40 PHPU, Termasuk Barito Utara dan Babel |
![]() |
---|
Bantah Pelanggaran Pemilu, Ketua KPU Barito Utara: Semua Prosedur Kami Lakukan Berdasarkan Aturan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.