Pembunuhan
PN Surabaya Vonis Bebas Ronald Tannur dari Kasus Pembunuhan, Ahmad Sahroni: Ngaco aja tuh Hakim!
Politisi NasDem Ahmad Sahroni geram majelis hakim PN Surabaya bertindak janggal, nekad vonis bebas Ronald Tannur.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni sangat kecewa atas vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Sebab majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik dengan nekad memutus vonis bebas Gregorius Ronald Tannur, terdakwa kasus pembunuhan.
Jika publik ingat, Ronald Tannur adalah putra kesayangan Edward Tannur.
Baca juga: Cekcok Ronald Tannur dan Dini Sera Terungkap, Kuasa Hukum: Sudah Mabuk, tak Mau Diajak Pulang
Edward Tannur sendiri orang kuat, dia politisi PKB yang berkarier di DPR RI.
Edward Tannur sempat stres saat tahu putranya membunuh kekasihnya, Dini Sera Afrianti, yang merupakan pekerja karaoke.
Melihat adanya kejanggalan vonis itu, Ahmad Sahroni meminta Komisi Yudisial (KY) segera bergerak.
"Saya minta Komisi Yudisial periksa semua hakim yang menangani perkara tersebut," ujarnya dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (25/7/2024).
"Karena para hakim dengan jelas menampilkan sebuah kecacatan hukum kepada masyarakat," imbuhnya.
Baca juga: Kisah Cinta Ronald Tannur dan Dini dari Klub Malam hingga Akhirnya Keluar dari Pekerjaannya
"Dan Kejagung juga harus langsung ajukan banding terkait vonis bebas tersebut, jangan sampai tidak," tegas politisi NasDem ini.
"Kalau dibiarkan begini, seluruh masyarakat Indonesia pasti kecewa dengan proses hukum kita,” lanjut Ahmad Sahroni.
Sebagai pimpinan Komisi III DPR yang membidangi Hukum dan HAM, Ahmad Sahroni merasa sangat malu dengan putusan tersebut.
Dia mengatakan vonis tersebut membuat rusak penegakan hukum di tanah air.
"Kasus ini kan bukti-buktinya sudah jelas, rekamannya ada, korban sampai meninggal, masak iya pelakunya bebas? Ngaco aja, jauh sekali dari tuntutan jaksa," ucapnya.
Baca juga: Edward Tannur, Anggota DPR yang Anaknya Bunuh Wanita Muda di Surabaya Kaya Raya, Ini Datanya
"Jadi teruntuk hakim yang menangani kasus ini, Anda sakit dan memalukan!" tandasnya.
Sementara itu, pengacara keluarga mendiang Dini Sera Afrianti, Dimas Yemahura mengatakan akan melaporkan Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik ke Hakim Pengawas di Mahkamah Agung.
pembunuhan
Ronald Tannur
Edward Tannur
Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni
PKB
Erintuah Damanik
PN Surabaya
7 Hal Penting Kasus Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Belasan Tersangka Hingga Trauma Keluarga |
![]() |
---|
Istri Kacab Bank BUMN Masih Trauma, Otak Pembunuhan Bicara Rekening |
![]() |
---|
Penculikan Kepala Cabang Bank BUMN Terbilang Rapi, Libatkan Tim IT Sebelum Beraksi |
![]() |
---|
Drama Penangkapan di PIK 2: Ken, Aktor Intelektual Penculikan Kacab Bank BUMN Sering Pakai Wig |
![]() |
---|
Ditangkap Polisi Tanpa Perlawanan, Aktor Intelektual Penculikan Kacab Bank BUMN Kerap Pakai Wig |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.