Pilkada

Jelang Pilkada Jateng, Sudaryono Colek Bambang Pacul Usai Borong Bakso dan Mi Ayam di Warung PDIP

Pilkada Jateng diprediksi seru, karena menjadi wilayah rebutan Gerindra dan PDIP. Jika sampai kalah, PDIP bakal jeblok di Pemilu 2029.

Editor: Valentino Verry
tribun jabar
Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Sudaryono menyempatkan diri makan mi dan bakso di warung PDIP di Kampung Dawung Wetan, Surakarta, Kamis (16/5/2024). Setelah itu, dia izin pada Bambang Wuryanto lewat medsos. 

Salah satunya adalah saat acara silaturahmi antar ketua partai se-Jawa Tengah pasca Idulfitri di Hotel Padma, Semarang, beberapa waktu lalu.

PDIP Jawa Tengah yang diketuai Pacul selaku tuan rumah menyambut Sudaryono yang baru tiba di acara dengan pelukan hangat dan menawarkannya tempat duduk di sebelahnya.

"Silakan, duduk di sini," kata Pacul kepada Sudaryono.

Setelah berjabat tangan dengan para ketua partai, Sudaryono kemudian duduk berdampingan dengan Pacul.

Keduanya, bersama dengan pimpinan partai lainnya, terlibat dalam dialog santai yang tidak terbuka untuk media.

Meskipun tidak ada diskusi terbuka mengenai Pilgub Jawa Tengah 2024, Sudaryono menegaskan bahwa semua partai politik di Jawa Tengah pasti akan berkomunikasi.

Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto menjadi salah satu kandidat kuat ikut pilkada.
Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto menjadi salah satu kandidat kuat ikut pilkada. (Kompas.com/Haryati Puspa Sari)

"Saya kira komunikasi politik antar pimpinan daerah kita lakukan. Keputusan akhir ada di Jakarta," pungkas Sudaryono.

Sementara itu, untuk Pilkada Jateng, PDIP memiliki satu kandidat yang cukup kuat yakni Hendrar Prihadi.

Berdasarkan survei Timur Barat Research Center (TBRC) elektabilitas Hendrar cukup moncer.

"Kami melakukan simulasi terbuka kepada 1.688 responden dengan menanyakan tokoh mana yang paling pantas memimpin Jawa Tengah. Maka dari jawaban 1.688 responden secara terbuka nama Hendrar Prihadi dipilih sebanyak 21,4 persen," kata Direktur Eksekutif TBRC Johanes Romeo, Jumat (3/5/2024).

Di posisi kedua ada nama Sudaryono dipilih dengan tingkat keterpilihan 20,1 persen.

Taj Yasin Maimoen dipilih 10,3 persen, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu 8,7 persen, Dico M Ganinduto sebanyak 7,6 persen.

Mantan Bupati Banyumas dua periode Achmad Husein dipilih sebanyak 6,6 persen, Muhammad Yusuf Chudlori 6,2 persen, dan Irjen pol Ahmad luthfi dipilih sebanyak 3,3 persen.

"Kalau ditanyakan tokoh mana yang akan dipilih sebagai Gubernur jika pilgub Jawa Tengah digelar hari ini, maka hasilnya Hendrar Pribadi dipilih sebanyak 23,9 persen dan di urutan kedua Ketua DPD Gerindra Jateng Sudaryono meraih tingkat keterpilihan sebanyak 22,7 persen," ucap Johanes.

Kemudian mantan wakil gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen dipilih sebanyak 11,1 persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved