Sabtu, 25 April 2026

Daftar Makanan Pembakar Lemak Perut hingga Bikin Perut Langsing, Salah Satunya Teh Hijau

Untuk mengurangi lemak perut, cobalah menurunkan karbohidrat. Orang diet rendah karbohidrat memiliki lingkar pinggang lebih kecil dalam lima tahun.

Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Junianto Hamonangan
Pixabay
Teh hijau salah satu minuman yang dapat membakar lemak perut. Untuk mengurangi lemak perut, cobalah menurunkan karbohidrat dan meningkatkan asupan protein dan serat. 

Kaya Serat

Menambahkan makanan kaya serat ke dalam makanan juga merupakan kunci untuk menghilangkan lemak perut.

Sumber serat yang baik antara lain kacang-kacangan, oat, psyllium husk, biji chia, serta sayur-sayuran dan buah-buahan.

Lactobacillus

Studi menunjukkan bahwa strain dari keluarga Lactobacillus juga dapat membantu mengurangi lemak perut.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi yogurt dengan jenis ini mengurangi lemak tubuh sebesar tiga hingga empat persen dalam enam minggu.

Ikan berlemak

Ikan berlemak yang kaya asam lemak omega-3 membantu mengurangi lemak visceral.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi dua hingga tiga porsi salmon, herring, sarden, mackerel, dan ikan teri per minggu dapat mengurangi lemak hati dan perut secara signifikan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa meminum cuka sari apel mengurangi simpanan lemak tubuh.

Cara terbaik meminumnya dengan air karena cuka yang tidak diencerkan dapat mengikis enamel gigi.

Dianjurkan juga untuk meminumnya saat pagi hari untuk membantu mengeluarkan racun dan membersihkan hati.

Diet apa yang terbaik untuk diikuti untuk menurunkan berat badan?

American Diabetes Association (ADA) menyarankan untuk menurunkan berat badan dan lemak tubuh dengan melakukan hal berikut:

* Membatasi total asupan lemak hingga 20-30 persen dari total kalori

* Menjaga asupan lemak jenuhnya kurang dari tujuh persen

* Membatasi lemak trans

Tips diet tambahan untuk membantu membakar lemak perut meliputi:

* Mengurangi asupan gula
* Terapkan pola makan nabati
* Mereka yang mengonsumsi biji-bijian utuh kehilangan lebih banyak lemak di perut dibandingkan mengonsumsi biji-bijian olahan

Kacang-kacangan, lentil, kacang polong, dan buncis kaya serat dan protein nabati.

Makanan-makanan tersebut untuk membantu menjaga kadar gula darah dan membantu Anda tetap kenyang untuk mencegah makan berlebihan.

* Pilih rencana makan yang bisa Anda ikuti
*mHindari makanan olahan yang sering mengandung lemak trans, gula, dan natrium (garam) berlebih
* Baca label dan jauhi makanan tinggi lemak, gula, atau kalori

Diet Mediterania

Diet Mediterania salah  satu diet terbaik untuk menurunkan berat badan. * Meningkatkan kualitas hidup seperti mengontrol kadar glukosa (gula) darah. * 

Mengurangi risiko depresi, stroke, dan penyakit Alzheimer, serta tingkat peradangan (faktor risiko serangan jantung).

Diet Mediterania menawarkan pilihan makanan sehat yang berkelanjutan untuk menurunkan berat badan dan kesehatan yang baik, dan selain itu, tidak perlu terus-menerus menghitung kalori saat mengikuti diet ini.

Diet Mediterania fokus pada:

* Minyak zaitun, yang kaya akan asam lemak omega-3 yang menyehatkan
* Buah-buahan
* Sayuran
* Biji-bijian utuh
* Ikan (setidaknya beberapa kali seminggu)
* Ayam
* Kacang polong
* Kacang-kacangan
* Bumbu dan rempah beraroma
* Sesekali unggas, telur, daging merah, dan segelas anggur
* Keju dan yogurt secukupnya

Contoh rencana diet Mediterania:

Sarapan: Salmon asap atau sepotong roti panggang gandum dengan setengah buah alpukat tumbuk.

Makan siang: Sup Gazpacho atau salad miju-miju yang dibumbui.

Makan malam: Pasta penne dengan tomat ceri panggang, zaitun, caper, dan kacang pinus.

Minum segelas anggur secukupnya tidak masalah.

Unggas, telur, daging merah, keju, dan yogurt dapat ditambahkan ke dalam makanan seminggu sekali.

Masyarakat harus menikmati makanan dan anggur secukupnya saat bersosialisasi.

Anda dapat menikmatinya bersama  dengan teman dan keluarga saat makan.

Diet Mediterania direkomendasikan untuk:

* Penurunan berat badan jangka pendek dan jangka panjang
* Efektif mencegah penyakit kardiovaskular
* Efektif mencegah diabetes
* Kemudahan kepatuhannya
* Nutrisi lengkap dan asupan kalori
* Mencegah risiko kesehatan lainnya (MedicineNet)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved