Kesehatan
8 Minuman yang akan Membantu Meningkatkan Kesehatan Kognitif Anda
Ini adalah aspek penting dari kesehatan otak secara keseluruhan dan berdampak pada kehidupan sehari-hari, produktivitas, dan kesejahteraan.
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kesehatan kognitif mengacu pada kemampuan otak untuk berfungsi secara efektif, yang mencakup berbagai proses seperti ingatan, pembelajaran, penalaran, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan.
Ini adalah aspek penting dari kesehatan otak secara keseluruhan dan berdampak pada kehidupan sehari-hari, produktivitas, dan kesejahteraan.
Kesehatan kognitif dapat ditingkatkan melalui perubahan pola makan, karena nutrisi dan senyawa tertentu yang ditemukan dalam makanan dan minuman dapat meningkatkan fungsi otak, melindungi dari stres oksidatif, dan mengurangi peradangan.
Baca juga: Daftar Makanan Pembakar Lemak Perut hingga Bikin Perut Langsing, Salah Satunya Teh Hijau
Namun ternyata minuman tertentu dapat meningkatkan kinerja kognitif, meningkatkan daya ingat, dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif, sehingga menjadi tambahan yang berharga untuk diet sehat otak.
Ini 8 minuman yang dapat membantu meningkatkan kesehatan kognitif:
1. Teh hijau
Teh hijau terkenal dengan kandungan antioksidannya yang kaya, terutama katekin seperti EGCG (epigallocatechin gallate).
Senyawa ini membantu melindungi sel-sel otak dari stres oksidatif dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.
Kafein dalam jumlah sedang dalam teh hijau juga meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan fokus tanpa efek gelisah yang terkait dengan minuman berkafein lainnya.
2. Kopi
Kafein memblokir reseptor tertentu di otak, yang mencegah rasa kantuk dan meningkatkan kewaspadaan.
Kafein juga meningkatkan pelepasan neurotransmiter seperti dopamin dan norepinefrin, yang meningkatkan suasana hati, konsentrasi, dan kinerja kognitif secara keseluruhan.
Selain itu, kopi kaya akan antioksidan yang melindungi sel-sel otak dari kerusakan dan peradangan, yang berpotensi menurunkan risiko penurunan kognitif.
3. Susu kunyit
Bahan aktif dalam kunyit, kurkumin, memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang kuat.
| Pakar, Pelaku Industri dan Rumah Sakit Seluruh Asia Pasifik Berkumpul di Jakarta, Ini yang Dibahas |
|
|---|
| Tekan Angka Kematian Ibu, POGI Fokus Optimalkan 10 Program Selamatkan Perempuan Indonesia |
|
|---|
| Kandungan Antiinflamasi dan Antikoagulan pada Gel Topikal Bantu Atasi Nyeri Otot dan Memar |
|
|---|
| 90 Persen Manusia Habiskan Waktu di Dalam Ruangan, Ini Bahaya Timbal Pada Cat Tembok Bagi Kesehatan |
|
|---|
| Kapan Anak Perlu Suplemen Zat Besi? Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/teh-hijau23010.jpg)