Selasa, 14 April 2026

Pilkada

Perlu Dana Tambahan, DKPP Sebut Perkirakan Bakal Banyak Pengaduan pada Pilkada 2024

Ketua DKPP Heddy Lugito memperkirakan pihaknya bakal menerima lebih banyak aduan saat Pilkada 2024 dibanding Pemilu 2024.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Sigit Nugroho
WartaKota/Alfian Firmansyah
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito mengeluhkan soal minimnya anggaran di lembaga tersebut. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito  mengeluhkan soal minimnya anggaran di lembaga tersebut. 

Heddy menyebut bahwa DKPP hanya menerima anggaran Rp 67 miliar selama perhelatan Pemilu 2024

Menurut Heddy, anggaran yang dikucurkan tersebut masih kurang. 

Pasalnya menurut Heddy, DKPP masih memerlukan dana tambahan senilai Rp 20 miliar untuk lembaga tersebut. 

Heddy mengingatkan lembaganya akan menghadapi Pilkada serentak pada tahun 2024.

Dia memperkirakan DKPP bakal menerima lebih banyak aduan saat Pilkada 2024.

"Kenapa sering terjadi pelanggaran etik? Karena hubungan antara penyelenggara Pemilu di tingkat kabupaten/kota dan provinsi dengan peserta Pemilu lebih dekat. Karena punya hubungan pribadi yang lebih dekat dan juga mungkin tim kampanyenya," kata Heddy di Kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2024).

Baca juga: Universitas Moestopo Wisuda 1077 mahasiswa, Ketua DKPP Sebut Kampus adalah Agen Perubahan Demokrasi

Baca juga: Dilaporkan Lagi ke DKPP, Begini Modus Ketua KPU Hasyim Asyari Gombali hingga Lecehkan Anggota PPLN

Baca juga: Ketua KPU RI Hasyim Asyari Dilaporkan ke DKPP Terkait Dugaan Asusila, Begini Faktanya

Sebagai informasi, pemerintah telah memastikan jadwal pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2024 tak akan dimajukan dari bulan November ke September 2024.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2024).

"Tidak ada peluang," kata Tito 

Alasan utamanya kata Tito, tahapan Pilkada saat ini telah berjalan dan mengingat waktu penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 pada bulan Februari lalu yang sangat mepet

Apalagi, Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini masih menyidangkan perkara sengketa hasil Pileg 2024.

Dengan demikian, jadwal Pilkada 2024 sesuai dengan yang telah disepakati, yakni 27 November 2024.

BERITA VIDEO: Sama Seperti Ganjar, Anies Berencana Berada di Luar Pemerintahan Prabowo-Gibran
 

Supian Suri Didukung 6 Parpol Jadi Cawalkot Depok

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved