Jumat, 1 Mei 2026

Kesehatan

Ini Cara Cepat dan Terbaik hingga Termudah untuk Melarutkan Batu Ginjal

Para ahli kesehatan umum menganjurkan supaya minum sekitar 12 gelas air per hari untuk membantu mengeluarkan batu dari sistem saluran kemih.

Tayang:
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Healthline
Para ahli kesehatan umum menganjurkan supaya minum sekitar 12 gelas air per hari untuk membantu mengeluarkan batu dari sistem saluran kemih. Ilustrasi memeras jeruk dan meminum jus jeruk untuk mencegah risiko batu ginjal. 

Flomax juga dapat diresepkan untuk membantu keluarnya batu ginjal berukuran besar.

Ini meningkatkan relaksasi otot polos ureter, yang meningkatkan aliran urine dan mengurangi penyumbatan mekanis yang disebabkan batu ginjal.

Flomax bekerja dengan cepat dan secara signifikan mengurangi waktu yang diperlukan untuk mengeluarkan batu dari saluran kemih dalam waktu 48 jam setelah minum obat.

Namun bagi sebagian orang, gejalanya memerlukan waktu 2-4 minggu untuk membaik.

Apa itu batu ginjal?

Batu ginjal merupakan penumpukan mineral dan garam di saluran kemih dan dapat bervariasi ukuran dan jenisnya.

Mereka membentuk kristal padat tidak beraturan yang terbuat dari berbagai senyawa seperti kalsium, oksalat, sistein, dan asam urat.

Studi memperkirakan sekitar 1 dari 10 orang akan terkena batu ginjal selama hidupnya.

Cara mempercepat keluar batu ginjal

Batu ginjal yang lebih kecil dari 4 milimeter dapat keluar dalam waktu 1-2 minggu.

Sedangkan batu lebih besar dari 4 milimeter memerlukan waktu sekitar 2-3 minggu untuk keluar seluruhnya.

Cara terbaik untuk mempercepat proses ini minum banyak air.

Anda juga dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk menghindari pembentukan batu baru dan memperkecil ukuran batu yang sudah ada:

1. Batasi asupan kalsium
2. Kurangi konsumsi protein
3. Kurangi asupan garam
4. Makanlah buah jeruk
5. Tetap terhidrasi dengan cukup

Siapa paling berisiko terkena batu ginjal?

Faktor risiko batu ginjal antara lain:

1. Usia (orang berusia 30-40 tahun lebih rentan terkena batu ginjal)
2. Riwayat keluarga dengan batu ginjal
3. Tidak minum cukup air
4. Diet kaya natrium
5. Diet tinggi daging, ikan, dan kacang-kacangan
6. Penyumbatan pada saluran kemih (penyempitan atau bekas luka)
7. Hiperkalsiuria (kadar kalsium tinggi dalam urine)
8. Obat-obatan seperti Ciprofloxacin, Ceftriaxone, Diuretik, Antasida berbahan dasar kalsium
9. Kondisi medis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kegemukan, encok, fibrosis kistik, kista ginjal dan penyakit paratiroid, serta penyakit radang usus.

Tanda dan gejala batu ginjal

Anda bisa saja menderita batu ginjal tanpa menyadarinya.

Mereka menimbulkan gejala hanya jika ukurannya menjadi besar atau tersangkut di ureter.

Gejala-gejala terkena batu ginjal

1. Sakit punggung bagian bawah
2. Mual
3. Muntah
4. Hematuria (darah dalam urine)
5. Urine keruh atau berbau
6. Rasa sakit dan terbakar saat buang air kecil
7. Peningkatan frekuensi dan urgensi untuk buang air kecil
8. Demam

Cara mendiagnosis batu ginjal

Berdasarkan riwayat dan gejala kesehatan Anda, dokter merekomendasikan beberapa tes untuk memastikan diagnosis batu ginjal:

1. Tes urine: Memeriksa tanda-tanda infeksi
2. Tes darah: Memeriksa fungsi ginjal dan profil biokimia
3. Tes pencitraan (rontgen dan CT scan): Visualisasikan bentuk, ukuran, lokasi, dan jumlah batu ginjal(MedicineNet)

Sumber: WartaKota
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved