Pilkada 2024
DPW PKS Usulkan 3 Nama Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Diserahkan ke DPP
DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi DKI Jakarta mengusulkan tiga nama kader untuk bakal calon Gubernur (Bacagub) DKI Jakarta
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi DKI Jakarta mengusulkan tiga nama kader untuk bakal calon Gubernur (Bacagub) DKI Jakarta pada November 2024 mendatang.
Ketiga nama itu dianggap memiliki kans sebagai kepala daerah karena dilihat dari elektabilitas dan rekam jejak di pemerintahan.
Sekretaris DPW PKS Provinsi DKI Jakarta, Abdul Aziz menyatakan, kesiapannya untuk menyongsong Pilkada DKI Jakarta.
Meski tiga nama itu sudah disodorkan, akan tetapi keputusan ada di DPP PKS.
“Secara resmi kan belum, resminya harus keluar dari DPP nanti. Ya ada Wakil Ketua DPRD Pak Khoirudin, Pak Mardani Ali Sera (Anggota DPR) dan mantan Presiden PKS Pak Sohibul Iman (mantan Wakil Ketua DPR 2013-2014),” kata Aziz pada Rabu (17/4/2024).
Baca juga: KPU DKI Jakarta Buka Pendaftaran Calon Gubernur/Wakil Independen 5 Mei 2024
Aziz mengaku, sampai sekarang belum mengetahui apakah nama-nama tersebut disetujui DPP atau tidak.
Nantinya DPP akan membahas itu ditingkat Majelis Syuro PKS.
“DPP juga ngga sembarangan memutuskan, masih ada mekanisme dulu gitu ya, mungkin dilihat track record (rekam jejak), dan sebagainya begitu. Nanti rapat khusus untuk membahas Pilkada, salah satunya ya DKI,” ucap anggota DPRD DKI Jakarta ini.
Dari ketiga nama itu, sosok Mardanli Ali Sera dianggap paling menonjol. Selain memiliki rekam jejak yang sangat baik di DPR RI, namanya juga dikenal masyarakat Jakarta.
“Kan beliau secara elektabilitas dan dikenal masyarakat lah gitu ya lebih besar. Kemarin juga meraih suara yang cukup besar sebagai (caleg) DPR RI gitu ya mencapai 175.000,” katanya.
Baca juga: Selain Ridwan Kamil, Golkar akan Usung Nama Lain untuk Maju di Pikada DKI Jakarta
Sementara untuk sosok Hidayat Nur Wahid, lanjut dia, namanya sangat populer di masyarakat.
Karena itu, nama Wakil Ketua MPR RI sudah setara dengan tokoh nasional, sehingga kurang pas jika dicalonkan sebagai Bacagub DKI Jakarta.
“Kalau beliau (Hidayat Nur Wahid) sudah tokoh nasional ya, sayanglah kalau buat DKI untuk menurunkan beliau. Jadi buat (skala) nasional kalau Pak Hidayat Nur Wahid,” imbuhnya. (faf)
| Temukan Adanya Tindak Pidana, Bawaslu Serahkan Kasus Pilkada Barito Utara Kepada Kepolisian |
|
|---|
| Dana Pengawasan Pilkada 2024 Masih Tersisa, Bawaslu DKI Minta untuk Pembangunan Fasilitas Kantor |
|
|---|
| Pasca Putusan MK, Pendiri LPP Surak Siap Mengawal PSU Ulang di 24 Wilayah Indonesia |
|
|---|
| Digelar Estafet, Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang 6 dari 40 PHPU, Termasuk Barito Utara dan Babel |
|
|---|
| Bantah Pelanggaran Pemilu, Ketua KPU Barito Utara: Semua Prosedur Kami Lakukan Berdasarkan Aturan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Sekretaris-DPW-PKS-DKI-Jakarta-Abdul-Aziz344.jpg)