Pilpres 2024

Soal Sanksi Peringatan Keras DKPP kepada Ketua dan Anggota KPU RI, Gibran: Nanti Kami Tindaklanjuti

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari mendapat sanksi peringatan keras dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Sigit Nugroho
Wartakotalive.com/ Alfian Firmansyah
Gibran Rakabuming Raka menanggapi soal KPU diputuskan melanggar kode etik oleh DKPP, karena meloloskan pencalonan dirinya sebagai cawapres Prabowo Subianto. 

Kawal Kemenangan dan Pelaksanaan Program Kerja Prabowo-Gibran

Sementara itu, Komandan Golf (Relawan) Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Haris Rusly Moti membeberkan peran relawan dalam Pilpres 2024.

Haris mengatakan bahwa selain punya peran politik strategis di Pemilu 2024, relawan tidak hanya membantu memenangi Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

Menurut Haris, tugas lain relawan adalah mengawal pelaksanaan visi misi dan program kerja Prabowo-Gibran saat dilantik menjadi presiden dan wakil presiden RI periode 2024-2029. 

"Partisipasi politik relawan tidak boleh berhenti pada 14 Februari saja, " kata Haris dalam acara Silaturahmi Nasional Relawan Prabowo-Gibran di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Senin (5/2/2024). 

"Partisipasi relawan harus berlanjut jika In Shaa Allah, nanti Pak Prabowo dan Mas Gibran dipilih sebagai presiden pada 14 Februari, kita akan ikut berpartisipasi mengawal seluruh program kerja Pak Prabowo dan Mas Gibran," ujar Haris.

Baca juga: TKN Pastikan Pencalonan Prabowo-Gibran Tak Terdampak Putusan DKPP

Baca juga: Nagita Slavina Blak-blakan Sulit Lupakan Pengalaman Bersama Prabowo Subianto, Ini Katanya

Baca juga: Momen Istri Capres Cawapres dan Anak Prabowo Subianto Selfie dengan Puan Maharani

Haris menerangkan bahwa kehadiran para relawan pendukung Prabowo-Gibran menjadi kekuatan rakyat tumbuh dari bawah yang ingin mempersatukan bangsa dalam menghadapi Pilpres 2024

"Kita hadir ke sini untuk menyatukan tekad kita, kita menangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran tanggal 14 Februari nanti. Kita juga ikut serta mengawal dan melaksanakan visi misi dan program kerja Prabowo-Gibran pasca kemenangan nanti," jelas Haris. 

Sementara itu, Gibran optimistis bisa menang bersama capres Prabowo Subianto di Pilpres 2024 sekali putaran.

Keyakinan itu merujuk hasil survei yang menunjukkan angka psikologis untuk Prabowo-Gibran sudah mencapai lebih dari 50 persen. 

"Saya titip pesan saja bapak ibu, hari ini sudah tanggal 5, tanggal 10 kita di GBK, tanggal 14 kita nyoblos. Saya tidak tahu ya hari ini akan ada berapa lembaga survei yang akan merilis hasil surveinya. Hasil surveinya ini sudah menunjukkan tanda-tanda," kata Gibran.

BERITA VIDEO: Antisipasi TKN Prabowo-Gibran Atas Putusan DKPP yang Nyatakan KPU RI Langgar Kode Etik

Meski demikian, Gibran meminta pendukung paslon nomor urut 2 untuk tidak golput. 

Dia mengingatkan masyarakat yang mendukungnya datang ke TPS dan mencoblos nomor 2, khususnya para anak anak muda milenial dan Gen Z. 

"Tapi, nanti angka angka yang akan dirilis oleh para para lembaga survei ini tidak ada artinya kalau banyak yang golput, tidak ada artinya kalau para milenial gen Z golput, ini sangat tricky sekali 14 Februari. Libur panjang, long weekend," tutur Gibran. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved