Pilpres 2024
AHY Dukung Prabowo Tambah Pos Kementerian dan Tak Persoalkan Berapa Jatah Menteri untuk Demokrat
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dukung penambahan pos kementerian oleh Prabowo dan tak persoalkan jumlah jatah menteri Demokrat
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengungkapkan mendukung penambahan pos kementerian di pemerintahan baru yang dipimpin presiden terpilih Prabowo Subianto.
Jika kata AHY bila keputusan tersebut dibutuhkan untuk menjalankan visi misi presiden terpilih Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan AHY di kantor DPP Demokrat, Menteng Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2024) malam.
"Kalau memang jawaban yang paling baik adalah dengan menambah pos kementerian misalnya, atau ada secara spesifik dilakukan sebuah merger atau penguatan atau apapun bentuknya, yang jelas kalau itu untuk mendukung pencapaian visi besar menjalankan misi-misi Presiden terpilih kita, ya harus kita dukung," tutur AHY.
Partai Demokrat kata AHY, akan terus mendukung seluruh kebijakan yang dibuat Prabowo Subianto pada pemerintahan mendatang.
Ia menyebut, partainya siap memberikan masukan jika diminta terkait kebijakan strategis masa depan.
Baca juga: Prabowo Wakili Presiden Jokowi Langsung Kunjungi Raja Abdullah II Setibanya di Yordania
"Demokrat tentu siap untuk memberikan masukan-masukan terkait dengan program dan kebijakan-kebijakan strategis yang harus kita jalankan 5 tahun ke depan," ujar AHY.
AHY juga menekankan, bahwa pihaknya tidak ingin mengatur-atur Prabowo terkait jumlah kursi menteri yang akan diterima Demokrat.
Menurut AHY, Partai Demokrat akan patuh dengan keputusan Prabowo sebagai presiden terpilih.
Baca juga: AHY Ungkap Tantangan Pembangunan IKN di Kalimantan Timur, Jokowi Sampai Kasih Instruksi Langsung
"Kami bersikap sekaligus posisi kami adalah memberikan kewenangan dan ruang yang luas kepada presiden terpilih kami untuk bisa menentukan itu semuanya," tuturnya.
"Beliau memiliki hak prerogatif pada saatnya dan tentunya kami sangat senang jika bisa setiap saat diajak berdialog dan berdiskusi," imbuhnya.
Sebelumnya wacana menambah jumlah kementerian di bawah pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto, sudah mendapatkan dukungan dari elite Partai Gerindra.
Baca juga: Gereja Pentakosta di Manado Sulut Terancam Digusur Mafia Tanah, Abu Janda Tagih Janji AHY
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman tidak memungkiri ada wacana menambah jumlah kementerian dari saat ini 34 menjadi 41 kementerian.
Menurut Habiburokhman, dalam konteks Indonesia, semakin banyak jumlah kementerian, justru baik bagi pemerintahan dan pelayanan publik.
Karena, kata dia, Indonesia merupakan negara besar yang memiliki target sekaligus tantangan yang besar.
”Jadi, wajar kalau kami perlu mengumpulkan banyak orang (untuk) berkumpul di dalam pemerintahan sehingga menjadi besar,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (6/5/2024).(m32)
Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: ">https://whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
AHY
Agus Harimurti Yudhoyono
Partai Demokrat
Prabowo
Prabowo Subianto
pos kementerian
tambah kementerian
Tim Sinkronisasi Prabowo-Gibran Tegaskan Pemangkasan Makan Bergizi Rp 7.500 Cuma Isu |
![]() |
---|
Gibran Mundur dari Wali Kota Solo, Mardani Ali Sera Sebut Perlu Banyak Menyerap dan Siapkan Diri |
![]() |
---|
Menko PMK Muhadjir Sebut Transisi Pemerintahan Jokowi ke Prabowo Sudah Dibahas Dalam Rapat Kabinet |
![]() |
---|
Prabowo-Gibran Ngopi Santai di Hambalang, Gerindra: Sangat Mungkin Bahas Format dan Formasi Kabinet |
![]() |
---|
Ini Komentar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Soal Gibran Bagikan Buku Bersampul Foto Jan Ethes |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.