Pilpres 2024
Gibran Angkat Bicara Menanggapi Surat Permintaan Mundur dari PDIP yang Dikirim FX Rudy
Adapun isi surat tersebut terkait pengembalian KTA PDIP dan membuat surat pengunduran diri Gibran dari kader PDIP.
Bahkan, ia juga sudah menandatangi surat pemberitahuan kepada Gibran untuk mengundurkan diri dari PDIP.
"Isi surat pemberitahuan itu isinya dua hal, pertama Mas Gibran diminta mengundurkan diri. Yang kedua, ia diminta mengembalikan KTA," kata Teguh Prakosa, masih dikutip dari tayangan YouTube KompasTV, Jumat.
Teguh Prakosa ingin Gibran dapat menghargai PDIP, sekaligus juga menghargai partai yang mengusungnya di Pilpres 2024.
"DPC Solo dalam hal ini juga menghargai pilihan yang diambil Mas Gibran," lanjut Teguh Prakosa.
Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, baru-baru ini mengatakan, Gibran tidak perlu memanfaatkan situasi dan mendramatisirnya.
Menurutnya, ini hanya masalah sederhana yang bisa diselesaikan dengan cepat.
Baca juga: Spanduk dan Baliho Ganjar-Mahfud Dicopot, Warga Gianyar Cuek dengan Kedatangan Jokowi
"Silakan mundur baik-baik dan mengembalikan KTA. Tidak perlu diramatisir, kita kan tau itu, kalau kita ambil tindakan tegas (memecat Gibran) nanti dia gunakan narasi, 'waduh saya dizalimi', itu sudah lagu lama itu," kata Komarudin.
"Janganlah seperti itu, pemimpin-pemimpin muda haruslah menjadi contoh tauladan bagi generasi yang akan datang," ujarnya.
Lantas bagaimana respons Gibran? Gibran menegaskan tak memiliki niat untuk memainkan narasi apapun terkait status keanggotaannya di PDIP.
"Kita nggak membuat narasi seperti itu (narasi dizalimi)," kata Gibran di kantornya, Balai Kota Surakata, dikutip dari YouTube KompasTV, Jumat (3/11/2023).
Tak mau campuri urusan PDIP
Partai Gerindra memilih untuk tidak ikut campur perihal urusan internal PDIP dengan Gibran Rakabuming Raka.
Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman.
Habiburokhman mengatakan bahwa Gerindra tidak bisa mengomentari terkait internal PDIP dengan Gibran.
Termasuk soal pernyataan Ahmad Basarah yang menyebut bahwa Gibran melakukan pembangkangan politik.
Menurut Habiburokhman, persoalan itu tidak elok dikomentari oleh partai lain.
Ia mengatakan bahwa masing-masing partai punya independensi sehingga tidak baik jika saling ikut campur.
"Kami tidak bisa mengomentari persoalan internal PDI Perjuangan terkait Mas Gibran. Masing-masing partai punya independensi dan tidak elok kalau saling turut campur," kata Habiburokhman.
Menurut Habiburokhman soal status keanggotaan Gibran pasca dipinang Prabowo jadi cawapres, seharusnya bisa diselesaikan dalam internal partai.
Dirinya berpandangan seharusnya Gibran dan PDIP bisa saling berkomunikasi dengan baik dan dewasa dalam berpolitik.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Ia berpendapat bahwa permasalahan internal PDIP dengan Gibran bukan pada kapasitas Gerindra menimpali.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Tim Sinkronisasi Prabowo-Gibran Tegaskan Pemangkasan Makan Bergizi Rp 7.500 Cuma Isu |
![]() |
---|
Gibran Mundur dari Wali Kota Solo, Mardani Ali Sera Sebut Perlu Banyak Menyerap dan Siapkan Diri |
![]() |
---|
Menko PMK Muhadjir Sebut Transisi Pemerintahan Jokowi ke Prabowo Sudah Dibahas Dalam Rapat Kabinet |
![]() |
---|
AHY Dukung Prabowo Tambah Pos Kementerian dan Tak Persoalkan Berapa Jatah Menteri untuk Demokrat |
![]() |
---|
Prabowo-Gibran Ngopi Santai di Hambalang, Gerindra: Sangat Mungkin Bahas Format dan Formasi Kabinet |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.