Senin, 1 Juni 2026

KIWI Challenge, Kompetisi Populer untuk Pelajar SMA, Kembali Digelar Tahun Ini

Pemenang kompetisi akan diumumkan Sabtu, 25 November, dengan tiga kelompok pemenang utama akan mendapatkan voucer senilai Rp2 juta hingga Rp 10 juta.

Tayang:
Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Dari kiri ke kanan: Market Manager Indonesia dari ENZ, Naluri Bella, bersama salah satu tim pemenang KIWI Challenge 2022 dari BINUS School Serpong – Rafael Rangga Natariano, Darlene Christabelle Wijaya, Isabel Jo Orleans, Calista Zahra Caesariyani dan salah satu pendiri Kopi Tuli, Tri Erwinsyah Putra. 

WARTAKOTALIVE.COM — Education New Zealand Manapou ki te Ao (ENZ) kembali menggelar KIWI (Kompetisi Ide Wirausaha Indonesia) Challenge, kompetisi populer untuk pelajar SMA, di tahun keempatnya.

Education New Zealand Manapou ki te Ao (ENZ) adalah badan pemerintah New Zealand yang memiliki mandat untuk memperkenalkan pendidikan internasional New Zealand.

Kompetisi KIWI Challenge ini dirancang untuk menginspirasi anak muda di seluruh Indonesia untuk terlibat dalam aktivitas kewirausahaan yang menanggapi isu-isu sosial.

Tahun ini, KIWI Challenge digelar dalam kolaborasi bersama Kopi Tuli, sebuah komunitas Tuli di Jakarta

Kolaborasi juga dilakukan ENZ dengan salah satu universitas di New Zealand, yaitu Auckland University of Technology (AUT) sebagai tuan rumah kompetisi

Regional Director Asia di ENZ, Ben Burrowes, menyatakan bahwa kompetisi ini menampilkan pendidikan dan akademisi kelas dunia dari New Zealand melalui cara yang bermakna.

Baca juga: Dosen STMA Trisakti Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Pontianak, Promosikan Kampus ke Sekolah

Baca juga: Bawaslu Minta Masa Reses DPR dan DPRD ke Daerah Tidak Dijadikan Sebagai Ajang Kampanye Pemilu 2024

“Kini memasuki tahun keempatnya, KIWI Challenge telah tumbuh menjadi sebuah platform unik untuk New Zealand dan para akademisi terkemuka kami untuk tetap terhubung dengan para pelajar Indonesia melalui cara yang dekat dengan hal-hal yang penting bagi mereka,” ungkap Ben Burrowes dalam keterangan resminya, baru-baru ini

“Kami terus bekerja bersama para mitra di Indonesia untuk mengidentifikasi tema-tema yang dekat dengan para pelajar ini,” imbuh Ben Burrowes.

Untuk mengikuti KIWI Challenge, kelompok-kelompok perwakilan sekolah harus mengumpulkan entri video untuk panel juri yang berisi akademisi AUT dan perwakilan ENZ.

Pendaftaran KIWI Challenge ini bisa dilakukan dengan mengisi formular melalui link https://bit.ly/kiwichallenge2023  

Pendaftaran dan Pengiriman video berlangsung antara 30 September – 21 Oktober 2023.

Baca juga: Kaesang Pangarep Gabung ke PSI, Beredar Kabar Hubungan Jokowi dengan Megawati Sedang Tidak Baik

Baca juga: Buntut Bocah 7 Tahun Mati Batang Otak Usai Operasi, Orangtua Polisikan Dokter Hingga Direktur RS

Pengumuman finalis dijadwalkan berlangsung Selasa, 31 Oktober 2023 dan lokakarya untuk finalis diagendakan pada Sabtu, 4 November 2023.

Final KIWI Challenge 2023 rencananya berlangsung secara hybrid pada Sabtu, 25 November 2023 mendatang.

Para peserta akan dinilai panel juri untuk memilih sejumlah finalis. Para finalis kemudian akan didukung melalui sejumlah lokakarya dan mentoring oleh para akademisi AUT.

Salah satunya adalah Dosen Senior Bisnis Internasional, Strategi, dan Kewirausahaan (Senior Lecturer International Business, Strategy & Entrepreneurship) Dr Taghreed Hikmet, yang terafiliasi dengan sejumlah lembaga terkait kota cerdas dan memiliki ketertarikan dalam membimbing dan menginspirasi para calon pemimpin masa depan.

Dr Taghreed Hikmet telah berpartisipasi dalam berbagai program seperti YES, dengan membimbing para wirausaha muda untuk mempresentasikan ide-ide bisnis mereka.

Baca juga: Alasan KPU DKI Jakarta Minta Peserta Pemilu 2024 Segera Menyerahkan Pencermatan Rancangan DCT

Baca juga: Mobil Pick Up yang Terparkir di Toko Material Digasak Maling, Aksi Pelaku Caranya Tidak Biasa

Dr Hikmet menyatakan bahwa dirinya merasa terhormat dapat ikut serta dalam KIWI Challenge tahun ini.

“Senang rasanya dapat berkesempatan untuk menginspirasi para pelajar Indonesia untuk berpikir kreatif tentang seperti apa masa depan kita nantinya,” ungkap Dr Taghreed Hikmet.

“Pembangunan kota-kota cerdas adalah tentang meningkatkan keberlanjutan, menciptakan kesempatan untuk pembangunan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup Masyarakat. Saya tak sabar melihat ide- ide apa yang akan dihadirkan oleh para peserta,” imbuhnya.

Para pemenang kompetisi akan diumumkan pada Sabtu, 25 November, dengan tiga kelompok pemenang utama akan mendapatkan voucer senilai Rp2.000.000-Rp10.000.000.

Baca juga: Motor Warga Cikarang Raib Dicuri Maling Saat Ditinggal Mandi, Penampilan Pelaku Bikin Pangling

Baca juga: VIDEO Ekespresi Presiden Jokowi Jawab Tudingan Anies Proyek Strategis Nasional Titipan Kiri Kanan

Hingga saat ini, KIWI Challenge telah diikuti lebih dari 1.000 pelajar Indonesia, dan setiap tahunnya telah menghadirkan satu universitas dari New Zealand dan tema tertentu.

Para mitra universitas di tahun-tahun sebelumnya adalah Massey University (tema Pariwisata), Lincoln University (Agribisnis), dan University of Canterbury (Teknologi Pendidikan).

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved