Unik! Deni Iskandar Anak Penjual Kopi yang Jadi Tamu VIP Paus Fransiskus Pernah Jadi Kondektur Bus
Deni Iskandar (30) mendapat kesempatan untuk bersalaman langsung dengan Paus Fransiskus lantaran menjadi tamu VIP-nya.
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Sigit Nugroho
WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Deni Iskandar (30) mencuri perhatian publik lantaran berhasil meraih beasiswa belajar agama ke Vatikan, Roma, Italia beberapa waktu lalu.
Deni juga mendapat kesempatan untuk bersalaman langsung dengan Paus Fransiskus lantaran menjadi tamu VIP-nya.
Hal yang menjadi perhatian publik, karena Deni merupakan anak pedagang kopi di Pasar Kambing Tanah Abang, Jakarta Pusat,
Warta Kota berhasil menghimpun informasi terkait sosok Deni Iskandar.
Deni Iskandar merupakan seorang pria kelahiran 15 Januari 1992, dia lahir dan besar di Pandegelang, Banten.
Masa kecil Deni agaknya berbeda dari orang-orang pada umumnya.
Sejak kecil ia harus hidup terpisah oleh ayah dan ibunya lantaran bercerai.
Akibatnya, dirinya harus dimasukkan ke pesantren dan menghabiskan masa kecil sendirian sambil memupuk ilmu agama.
Baca juga: Miris, Vatikan Beri Beasiswa pada Deni Iskandar, Iyot Warga Miskin Jakarta tak Dibantu Pemprov DKI
"Jadi memang saya dari kecil ini tidak diurusi oleh ibu maupun ayah, karena faktor perceraian itu," kata Deni dalam wawancara ekslusif bersama Warta Kota, di Studio Tribun Network, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (7/9/2023).
"Saya tinggal sama ibu itu setelah lulus SMA, sebelumnya di pondok pesantren terus," ucap Deni.
Deni bercerita, terhitung sudah dua kali dirinya masuk ke pesantren, yakni pada saat kelas 1 SMP dan saat dirinya SMA.
Setelah lulus SMA, Deni mulai tinggal bersama sang ibu yang berjualan kopi di Pasar Kambing, Tanah Abang.
Saking seringnya membantu ibu, Deni sudah tak kaget lagi dengan kerasnya kehidupan pasar.
Pasalnya, hanya dari tempat itulah dirinya bisa bertahan hidup.
Jalan hidup Deni sebenarnya cukup rumit.
Baca juga: Tetangga Pernah Remehkan Iyot, kini Malu Lihat Deni Iskandar Dapat Beasiswa Belajar Agama ke Vatikan
Sebanyak 351 Orang Ditangkap dalam Aksi Unjuk Rasa yang Berujung Kericuhan di Gedung DPR/MPR |
![]() |
---|
Berdiri Sejak 1965, Toko Kopi Cap Bemo di Pasar Rawamangun Kini Tampil Lebih Modern |
![]() |
---|
Dedie Rachim Bantu Promosikan Kopi Bogor Legendaris, Petani Kopi Rasakan Manisnya Kopi |
![]() |
---|
Demo di DPR Ricuh dan Berubah Brutal, Pengunjuk Rasa Tercecer Hingga Permukiman Warga di Tanah Abang |
![]() |
---|
Unjuk Rasa DPR/MPR RI Ricuh, Berikut Rekayasa Perjalanan KRL yang Dilakukan KAI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.