Sabtu, 25 April 2026

Tahun Baru Islam

Besok Libur, Ini Kisah antara 1 Muharram, 1 Sura dan Legenda Aji Saka

Libur Tahun Baru Hijriyah ternyata berhubungan erat dengan ritual kejawawen malam 1 suro dan legenda Aji Saka. Ini kisahnya.

|
Editor: Rusna Djanur Buana
KOMPAS.COM/ M Wismabrata
Tradisi mengarak kebo bule (kerbau Bule) dilakukan oleh Keraton Surakarta setiap malam 1 Suro. 

Aji Saka menuliskan beberapa baris puisi di atas sebuah batu yang berbunyi:

Ha Na Ca Ra Ka = ono wong loro (ada dua orang)

Da Ta Sa Wa La = podho kerengan (mereka berdua berkelahi)

Pa Dha Ja Ya Nya = podho joyone (sama-sama kuatnya )

Ma Ga Ba Tha Nga = mergo dadi bathang lorone (maka dari itu jadilah bangkai semuanya / keduanya mati karena sama kuatnya)

Deret aksara yang menjadi tanda penghormatan Aji Saka kepada Dora dan Sembada inilah yang kemudian dikenal sebagai aksara Jawa.

Sumber: kompas.com
jateng.tribunnews.com
Buku: Komandoko, Gamal. (2013). Koleksi Terbaik 100 plus Dongeng Rakyat Nusantara. Yogyakarta: Cabe Rawit.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sejarah Malam 1 Suro dan Asal-usul Istilah Suro dalam Penyebutan Bulan Muharram, https://www.tribunnews.com/nasional/2023/07/18/sejarah-malam-1-suro-dan-asal-usul-istilah-suro-dalam-penyebutan-bulan-muharram.

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved