Pilpres 2024

Mahkamah Konstitusi Putuskan Sistem Pemilu Terbuka, PDIP Mengaku Tetap Mengedepankan Gotong Royong

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto sikapi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yakni menolak sistem Pemilu proporsional tertutup.

Editor: PanjiBaskhara
Warta Kota/Alfian Firmansyah
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto sikapi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yakni menolak sistem Pemilu proporsional tertutup. FOTO: Sekretaris Jenderal Partai PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto 

Saldi mengungkapkan bantahan terhadap klaim Denny tersebut perlu dibantah, lantaran dianggap merugikan MK.

"Kami perlu menjelaskan ini bahwa pendapat itu merugikan kami secara institusi, seolah-olah kami membahas itu dan itu bocor keluar," tegasnya.

Kemudian, Saldi juga menegaskan klaim Denny terbukti salah terkait hakim yang setuju dan tidak setuju dalam putusan sistem pemilu tersebut.

Sebelumnya, Denny mengatakan bahwa ada enam hakim yang menyetujui pemilu digelar tertutup lalu sisanya tidak setuju.

Namun, pada sidang putusan kali ini, ada delapan hakim menolak gugatan sistem pemilu tertutup dan satu hakim dalam posisi berbeda pendapat atau dissenting opinion.

"Kami meminta kepada teman-teman (wartawan) untuk dibantu menyebarkan bahwa tidak ada informasi (putusan) itu keluar," katanya.

Lebih lanjut, Saldi mengungkapkan alasan pihaknya baru merespons klaim Denny karena para hakim ingin fokus dalam proses pengambilan putusan perkara.

"Kalau kami memberikan respons awal, orang nanti bisa menafsirkan oh posisi hakim begini dan kami sengaja menghindari itu."

"Makannya kami memilih hari ini untuk merespons pernyataan Denny Indrayana bahwa pernyataan itu tidak benar," tegasnya.

Denny Indrayana Cuit di Twitter Berjudul KPK Memukul KPP

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana kembali bercuit di akun Twitternya @dennyindrayana, pada Rabu (14/6/2023), judul 'KPK Memukul KPP'.

Dimana Denny Indrayana membahas terkait langkah-langkah penguasa untuk memukul Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Diketahui, KPP adalah gabungan partai politik (Parpol), yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Berikut ini cuittan akun Twitter @dennyindrayana dikutip Wartakotalive.com, Kamis (15/6/2023).

"KPK memukul KPP

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved