Pilpres 2024

Mahkamah Konstitusi Putuskan Sistem Pemilu Terbuka, PDIP Mengaku Tetap Mengedepankan Gotong Royong

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto sikapi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yakni menolak sistem Pemilu proporsional tertutup.

Editor: PanjiBaskhara
Warta Kota/Alfian Firmansyah
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto sikapi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yakni menolak sistem Pemilu proporsional tertutup. FOTO: Sekretaris Jenderal Partai PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto 

WARTAKOTALIVE.COM - Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan partainya bakal mengedepankan sistem gotong royong dalam menghadapi Pemilu 2024, mendatang.

Hasto Kristiyanto juga menyebut, sebagai partai yang memegang spirit gotong royong harus siap dalam kondisi apapun.

Termasuk, menyikapi Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutus menolak uji materi sistem Pemilu proposional tertutup.

Hasto Kristiyanto sebut, pihaknya juga akan menginstruksikan dan mendorong ke seluruh kader untuk mengedepankan kepentingan partai dalam strategi pemenangan Pemilu 2024.

"Kami akan tetap mengedepankan cara gotong royong, sehingga di dalam strategi pemenangan pemilu yang dikedepankan tetap kepentingan partai di atas kepentingan orang per orang dan ini memerlukan suatu seni (politik,red)," kata Hasto Kristiyanto dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (15/6/2023).

Hal itu disampaikan Hasto Kristiyanto sekaligus menjawab pertanyaan media soal strategi dari PDIP dan kader partai sikapi keputusan Mahkamah Konstitusi.

Hasto Kristiyanto menambahkan, bahwa PDIP meyakini demokrasi yang dianut adalah demokrasi Pancasila.

Dimana, partai berjuang persiapkan kader-kader terbaik, terlatih dan berkualitas yang dimajukan sebagai wakil rakyat di parlemen.

Bukan, kader partai yang mengandalkan popularitas serta uang untuk bisa terpilih.

Apalagi, politisi asal Yogyakarta ini tak menampik jika persaingan antar caleg bakal terjadi tak hanya di antar partai tetapi di dalam satu partai.

Maka itu, Hasto mendorong seluruh kader PDIP untuk tetap mengedepankan spirit bergotongroyong dan tak melunturkan semangat kerja sama antarcaleg partai berlambang banteng moncong putih itu lewat sistem proporsional terbuka. 

Karena, sistem proporsional terbuka akan dorong aspek-aspek caleg dari popularitas, kekuatan modalnya, kemampuan memobilisasi pemilih dengan menggunakan cara-cara yang memperkuat popularitas.

"Sehingga partai justru akan mempersiapkan penbekalan kepada seluruh bakal calon legislatif untuk bersiap-siap di dalam sistem pemilu proporsional terbuka. Di mana sering kali di dalam praktik persaingan itu tidak hanya antarpartai tetapi di internal partai," ujar Hasto Kristiyanto.

"Bagaimana kami mengelola agar spirit gotong royong, spirit musyawarah, spirit bekerja sama antarcaleg PDIP ini tidak meluntur karena pertarungan bebas melalui sistem proporsional terbuka," sambung dia.

Denny Indrayana Dilaporkan Mahkamah Konstitusi ke Organisasi Advokat

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved