Jelang Iduladha

Jelang Iduladha, Pemkot Bekasi Buat Aturan Baru, Hewan Kurban Wajib Divaksin untuk Cegah PMK dan LSD

Pemkot Bekasi bikin gebrakan, mewajibkan hewan kurban untuk Iduladha divaksin dulu agar bebas PMK dan LSD.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
istimewa
Ilustrasi sapi sakit LSD - Jelang Iduladha pemkot Bekasi mewajibkan setiap hewan kurban harus sudah disuntik vaksin agar terhindar dari PMK dan virus LSD. Dengan demikian masyarakat aman saat mengonsumsi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi mulai melakukan persiapan dalam hal pengawasan kondisi hewan kurban jelang Hari Raya Iduladha 2023.

Hal ini untuk mengantisipasi ditemukannya penyakit menular seperti penyakit kuku dan mulut (PMK) dan virus Lumpy Skin Disease (LSD).

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi Ester mengatakan, pihaknya telah membuat pentujuk teknis (juknis) yang akan dikirimkan ke setiap kelurahan di Kota Bekasi.

"Salah satunya adalah mereka (Tim Kelurahan atau Kecamatan) sebagai tim kita untuk mengontrol hewan itu laik dipangan atau tidak dalam pelaksanaan Iduladha atau dicek mandiri dulu, sesuai juknis yang akan diberlakukan," kata Ester, Kamis (25/5/2023).

Dalam pemantauan hewan kurban, DKPPP Kota Bekasi juga akan menurunkan 20 dokter hewan yang nantinya ikut mengontrol kondisi hewan tersebut.

Hewan Kurban yang akan dipotong nantinya pun, wajib divaksin baik itu vaksin PMK dan LSD.

Baca juga: Jelang Idul Adha, Relawan Tuan Guru Sumut Gelar Pelatihan Menyembelih Hewan Kurban

"Jadi nanti, dua minggu sebelum pemotongan itu hewan maksimal di vaksin PMK maupun LSD, bila itu tidak divaksin pertama itu tidak di izinkan untuk menjadi hewan kurban," katanya.

Dikatakan Ester, jika hewan kurban yang sudah mendapatkan vaksin akan diberi tanda, sehingga para pembeli pun lebih mudah membedakan hewan kurban yang sudah di vaksin dan belum di vaksin.

"Kalau hewannya sudah divaksin, tapi dia lupa menandai kepada hewannya kita akan tanyakan lebih lanjut kembali ke penjual, apakah benar atau tidaknya hewan itu sudah divaksin secara buktinya untuk kita tegaskan? Kenapa, karena kita ingin memastikan jika hewan kurban itu aman," ujarnya.

Baca juga: Transaksi Non Tunai Makanan Minuman di Kereta Sekaligus Donasi Hewan Kurban Idul Adha

Sejauh ini, kata Estar berdasarkan data yang ada di Kota Bekasi belum ditemukan kembali kasus PMK maupun virus LSD.

Namun, untuk memastikan jika hewan kurban aman, maka dua minggu sebelum Iduladha, pihaknya akan melakukan pemeriksaan di tempat pemotongan hewan.

"Alhamdulillah Kota Bekasi Zero PMK dan penyakit lainnya. Jadi itulah pengawasan kita yang amat ketat, dua Minggu sebelum Iduladha kita sudah melakukan monitoring hewan di titik titik tertentu di 12 Kecamatan. Jadi ini mesti kita awasi," ucapnya.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved