Penembakan

Kronologi Pendekar PSHT Tewas Ditembak saat Sedang Latihan Silat, Peluru Tepat Mengenai Kepala

Seorang pelajar SMP bernama Kendy Apdodis Nahak (15)  tewas ditembak menggunakan senapan angin saat sedang berlatih silat

|
Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews.com
Ilustrasi korban tewas. Seorang siswa SMP anggota PSHT tewas ditembak 

Dia berharap, tidak ada lagi masyarakat yang menyalahgunakan senapan angin.

Sebelumnya diberitakan, Kendy Apdodis Nahak, pemuda asal Dusun Kota Bone, Desa Kota Bone, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terkena tembakan peluru senapan angin di bagian pelipis kanan.

Dia ditembak oleh orang tak dikenal saat sedang latihan bela diri bersama sejumlah temannya dari perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)

Peristiwa penembakan di Kalsel

Di lokasi dan waktu berbeda, peristiwa penembakan terjadi di Kalimantan Selatan.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Andi Rian Djajadi memerintahkan Polres Banjar dapat mengusut tuntas kasus pembunuhan sadis terhadap lansia bernama Sabriansyah (60) di kebun karet Desa Mengkauk, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar. 

Hal tersebut disampaikan Irjen Pol Andi Rian menanggapi kejadian pembunuhan yang terjadi pada, Rabu,(29/3/2023).

Salah seorang pelaku pembunuhan Sabriansyah bernama Aya berhasil ditangkap dan digiring ke Polres Banjar.

Polres Banjar melakukan olah TKP kasus pembunuhan sadis terhadap lansia bernama Sabriansyah (60) di kebun karet Desa Mengkauk, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar pada Jumat (31/3/2023).
Polres Banjar melakukan olah TKP kasus pembunuhan sadis terhadap lansia bernama Sabriansyah (60) di kebun karet Desa Mengkauk, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar pada Jumat (31/3/2023). (Istimewa)

“Kami yakin pelaku tidak satu orang saja, karena dugaan kami masih ada dua pelaku lagi, dan sekarang masih dalam pencarian. Saya harap supaya bisa menyerahkan diri,” dikutip dari Kompas.com pada Jumat,(31/3/2023).

Dari hasil penyelidikan, jelas Kapolda Kalsel, bahwa para pelaku mengakui diperintah oleh seorang petinggi PT JGA. PT JGA sendiri diduga milik RBT.

“Kami akan panggil dari pihak JGA untuk dimintai keterangannya,” ungkap Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel mengungkapkan, mengenai motif duga lantaran warga Kecamatan Hatungun menutup jalan hauling. Karena, warga merasa berhak atas lahan yang digunakan sebagai jalan tambang tersebut. 

“Nah para pelaku diduga diminta pimpinannya di JGA agar membuka portal itu dengan cara apapun,” imbuhnya.

Peluru milik pelaku pembunuhan sadis terhadap lansia bernama Sabriansyah (60) di kebun karet Desa Mengkauk, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar pada Jumat (31/3/2023).
Peluru milik pelaku pembunuhan sadis terhadap lansia bernama Sabriansyah (60) di kebun karet Desa Mengkauk, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar pada Jumat (31/3/2023). (Istimewa)

Andi Rian juga mengakui pada korban ada luka tembak di bagian kepala, di mana pelurunya sedang diuji balistik. 

“Setiap tindakan kriminal harus diusut hingga tuntas, supaya memenuhi rasa keadilan di masyarakat,” tandasnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved