Polisi Peras Polisi
Bripka Madih Bersikukuh Dirinya Diperas Penyidik Polda Metro Usai Dikonfrontasi, Bantah Minta Maaf
Bripka Madih membantah keras keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya yang menyatakan bahwa dirinya meminta maaf
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Budi Sam Law Malau
"Artinya kita apresiasi supaya jelas semua. Jangan sampai ini semuanya kemudian menjadi suatu opini yang berkembang di publik, salah satu caranya adalah konfrontir," kata dia.
Baca juga: Dipanggil ke Polda Metro usai Pengakuanya Viral, Bripka Madih Berharap Hak Orang Tuanya Dikembalikan
Dalam foto momen konfrontir yang didapat Wartakotalive.com, tampak Bripka Madih dan TG dipertemukan.
Tampak TG memakai penyangga di lengan. Ia duduk di sebuah kursi.
Di depan TG, Bripka Madih berdiri setengah menunduk. Madih yang berpeci itu terlihat menyalami TG.
Sebelumnya diberitakan, Bripka Madih, anggota Polsek Jatinegara mengungkapkan kepada publik pengalaman yang mencengangkan bagi dirinya.
Sebagai seorang anggota Polri, Bripka Madih ternyata juga menjadi korban pemerasan dari oknum penyidik di Polda Metro Jaya saat melaporkan kasus penyerobotan tanah milik orang tuanya.
Sehingga dirinya merasa kecewa dengan hal itu.
Trunoyudo menjelaskan dari hasil konfrontasi dinyatakan permintaan uang Rp 100 juta dan lahan seluas 1.000 meter persegi yang dituduhkan Bripka Madih dilakukan TG, sama sekali tidak terbukti.
Baca juga: Capek dengan Calo di Polri, Polisi Bripka Madih Pilih Undurkan Diri
TG membantah meminta uang dan tanah sebagai hadiah dalam pengusutan sengketa lahan milik orang tua Madih itu.
Sementara itu, Bripka Madih hanya terdiam dan langsung meminta maaf kepada TG ketika dikonfrontasi soal permintaan uang yang viral di media sosial.
"Terkait ditanyakan apakah ada permintaan uang, disampaikan 'tidak' dari TG. Tetapi tidak ada bantahan (dari Bripka Madih)," kata Truno.
"Jadi artinya setelah dikonfrontir kedua belah pihak secara langsung, ya ini tidak dapat dibuktikan (dugaan pemerasan). Saya rasa itu," jelas Trunoyudo.
Trunoyudo mengatakan konfrontasi ini melibatkan anggota Propam Polda Metro Jaya.
Sebab, status Madih masih anggota Polri aktif. Tujuan dilakukan konfrontasi adalah untuk mendapatkan keterangan dari kedua pihak terkait tudingan Bripka Madih sebelumnya.
Bripka Madih Dilaporkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bripka-madih-saat-ditemui-wartakotalivecom-di-jalan-raya-bulak-tinggi-kelurahan-jati-warna.jpg)