Berita Nasional

BMKG Ajak Komunitas Internasional Kerjasama Bangun Sistem Peringatan Dini Siklon Tropis yang Handal

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengajak komunitas internasional bergotong-royong membangun sistem peringatan dini siklon tropis yang handal.

Dokumentasi BMKG
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam The Tenth WMO International Workshop on Tropical Cyclones (IWTC-10) di Bali, Selasa (6/12/2022). Dwikorita Karnawati mengajak komunitas internasional bergotong-royong membangun sistem peringatan dini siklon tropis yang handal. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengajak komunitas internasional bergotong-royong membangun sistem peringatan dini siklon tropis yang handal.

Menurutnya, langkah ini penting untuk mencegah kerugian materil non materil lebih besar akibat siklon tropis.

Siklon tropis adalah badai dengan kekuatan yang besar dengan radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km.

Badai siklon tropis, badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km. Badai siklon tropis Paddy berpotensi terjadi di beberapa perairan Indonesia pada 23 November 2021.
Badai siklon tropis, badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km. Badai siklon tropis Paddy berpotensi terjadi di beberapa perairan Indonesia pada 23 November 2021. (public.wmo.int)

Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26,5 °C.

Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam.

"Kerjasama ini diharapkan dapat menciptakan zero victim di daerah yang terkena dampak badai tropis," kata Dwikorita Karnawati dalam The Tenth WMO International Workshop on Tropical Cyclones (IWTC-10) di Bali, Selasa (6/12/2022).

Baca juga: Program Warna-Warni Kembali Warnai 13 Desa di Lembata yang Rusak Akibat Siklon Tropis Seroja di NTT

Baca juga: Siklon Tropis Paddy Terpantau di Samudera Hindia Selatan Jateng, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia

Dwikorita menyebutkan, siklon tropis adalah salah satu fenomena atmosfer yang menimbulkan dampak sangat besar pada tempat-tempat yang dilaluinya.

Dampak ini bisa berupa angin kencang, hujan deras berjam-jam, bahkan berhari-hari yang dapat mengakibatkan terjadinya banjir, gelombang tinggi, dan gelombang badai (storm surge).

Dampaknya, kata dia, tidak hanya kerusakan materil, namun juga dapat mengakibatkan korban jiwa.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam The Tenth WMO International Workshop on Tropical Cyclones (IWTC-10) di Bali, Selasa (6/12/2022).
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam The Tenth WMO International Workshop on Tropical Cyclones (IWTC-10) di Bali, Selasa (6/12/2022). (Dokumentasi BMKG)

Oleh karenanya, Dwikorita Karnawati menyatakan, pemberian peringatan siklon tropis yang memadai dan akurat merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko dampak siklon tropis.

Menurutnya, sistem peringatan dini siklon tropis yang kuat dapat diupayakan dengan modernisasi teknologi serta metodologi analisis dan prediksi yang mumpuni.

"Dengan begitu, data yang dihasilkan memiliki tingkat akurasi yang tinggi, sehingga dapat memperkuat antisipasi dan tindakan dini dalam mencegah dampak bencana alam akibat siklon tropis," ucap Dwikorita.

Baca juga: Bekali Ilmu untuk Seluruh CPNS di Lingkungan BMKG, Begini Pesan Pesan Dwikorita Karnawati

Baca juga: MITOS Negara Rawan Bencana Tak Bisa Maju, Ini Penjelasan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati

Dwikorita mengatakan, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan di bidang prediksi siklon tropis dan peringatan dini diharapkan dapat banyak membantu dalam mengurangi resiko dampak siklon tropis.

Namun, penerapan teknologi baru ini dalam operasi siklon tropis harus dilaksanakan secara matang dan berkeadilan karena potensi peningkatan kejadian siklon tropis relatif menunjukkan peningkatan baik dari segi frekuensi kejadian maupun intensitasnya secara relatif.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved