Polisi Tembak Polisi

Pengacara Brigadir J Pertanyakan Hakim soal Penundaan Sidang Ferdy Sambo Cs

Martin Lukas Simanjuntak mempertanyakan menunda sidang pembunuhan Brigadir J dan obstruction of justicenya dengan terdakwa Ferdy Sambo Cs

Akun YouTube Tvonenews
Pengacara keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak mempertanyakan penundaan sidang Ferdy Sambo Cs, karena di luar azas peradilan sederhana, cepat dan berbiaya ringan. Belum lagi alasan penundaan tidak jelas 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak mempertanyakan keputusan majelis hakim yang menunda sidang pembunuhan Brigadir J dan obstruction of justicenya dengan terdakwa Ferdy Sambo Cs yang ditunda sepekan.

Sebab kata Martin meskipun keputusan ini memperpanjang waktu penahanan bagi terdakwa Ferdy Sambo Cs, justru mencederai azas pidana pengadilan sederhana cepat dan berbiaya ringan.

Meskipun katanya penundaan sidang memperpanjang waktu penahanan bagi terdakwa dan juga memberi waktu bagi terdakwa dan tim kuasa hukumnya menyusun strategi.

"Kami mewakili keluarga sebenarnya tanda tanya kenapa ditunda. Kecuali terdakwa sakit, hakim sakit, karena alasannya kemanusiaan atau jaksa sakit atau kena covid, jangan dipaksakan, karena maka menjadi klaster baru," kata Martin di Kompas TV, Minggu (13/11/2022) malam.

Menurutnya penundaan sidang ini diluar dari konteks sistem peradilan tersebut.

"Justru mencederai azas pidana pengadilan, yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan. Tapi alasannya, sifatnya tidak bisa dijelaskan kepada publik. Maka ini bisa membuat publik makin geram," ujar Martin.

Baca juga: Pengacara Brigadir J Undang Patra M Zen Makan Malam, Namun Sebut Febri Diansyah Berkepribadian Ganda

Selain itu kata Martin, terdakwa dan penasehat hukum seharusnya tidak setuju dengan penundaan sidang karena merugikan terdakwa.

"Sebab jika terdakwa merasa tidak bersalah maka akan merugikan mereka. Sebab waktu penahanan akan lebih panjang atau lebih lama," katanya.

Seperti diketahui sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J yang dijadwalkan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin 14 November 2022, diundur menjadi Senin (21/11/2022) mendatang.

Terkait alasan penundaan sidang pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo Cs ini, pihak PN Jakarta Selatan menyatakan karena ada gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali sehingga menjaga suasana agar kondusif.

Sementara pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan penundaan sidang karena akan ada evaluasi sehingga tidak ada hubungannya dengan KTT G20. Evaluasi dilakukan menyeluruh, karena kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo Cs ini sangat menarik perhatian masyarakat.

Baca juga: Kamaruddin Imbau Ferdy Sambo Ganti Pengacara Top Jika Ingin Lolos Hukuman Mati, Janji Biayai

Perbedaan alasan penundaan sidang menimbulkan tanda tanya dan membuat masyarakat bingung. Adakah yang mau ditutupi atas perkara ini?

Kasi Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Djuyamto, Jumat (11/11/2022) mengatakan penundaan sidang berdasarkan permohonan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara pidana pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo Cs.

"Dengan alasan keamanan selama forum KTT G20 di Bali, majelis hakim menunda persidangan perkara yang telah diagendakan hari Senin (14/11/2022) menjadi Senin (21/11/2022)," ucap Djuyamto dalam keterangannya, Jumat (11/11/2022).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved