Rusuh Arema Persebaya

INI Enam Tersangka Tragedi Kanjuruhan dan Perannya, Terancam Dibui Lima Tahun

Listyo membeberkan peran para tersangka yang dianggap lalai sehingga menewaskan 131 orang.

Editor: Yaspen Martinus
KOMPAS.com/SUCI RAHAYU
Listyo membeberkan peran para tersangka yang dianggap lalai sehingga menewaskan 131 orang. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Polri menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang.

"Dari gelar perkara dan alat bukti, maka ditetapkan enam tersangka," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers, Kamis (6/10/2022) malam.

Listyo membeberkan peran para tersangka yang dianggap lalai sehingga menewaskan 131 orang.

1. Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ahkmad Hadian Lukita

Ia menjadi tersangka karena lalai menunjuk Stadion Kanjuruhan sebagai lokasi pertandingan.

Padahal, stadion itu belum memenuhi syarat layak fungsi berdasarkan hasil verifikasi tahun 2020. Ia dijerat pasal 359 dan 360 KUHP.

2. Ketua Panitia Pelaksana Arema FC Abdul Haris

Ia ditetapkan sebagai tersangka lantaran tidak membuat dokumen keselamatan. Dia dijerat pasal 359, 360, dan 103 KUHP jo pasal 52 UU 11/2022.

"Dia menjual tiket lebih dari kapasitas stadion, yakni 42 ribu, padahal kapasitas 38 ribu," ucap Listyo.

3. SS selaku security officer

 Dia menjadi tersangka karena memerintahkan steward meninggalkan pintu gerbang.

Padahal, steward harus menjaga pintu. Akibatnya, pintu jadi tidak terbuka optimal saat massa ingin keluar.

4. Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto

Ia ditetapkan menjadi tersangka karena tahu ada aturan FIFA tentang larangan penggunaan gas air mata.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved