Jangan Asal Pakai Diffuser, Waspada Bahayanya untuk Kesehatan
dr Debora Aloina Ita Tarigan mengatakan belum ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa diffuser dapat menjadi tata laksana pencegahan covid-19.
Seperti mencampur antiseptik pada diffuser karena tidak semua informasi yang ada di media sosial selalu benar dan kondisi dan riwayat kesehatan setiap orang berbeda. Jika bukan disarankan atau direkomendasikan oleh dokter atau lembaga kesehatan tepercaya, sebaiknya jangan dilakukan dan disebarkan.
Sebaliknya, dr Debora mengajak masyarakat untuk ikut aktif melakukan upaya pencegahan penyebaran virus covid-19 daripada bereksperimen sendiri dengan mencampurkan cairan antiseptik pada diffuser dengan dalil dapat mencegah penyebaran virus.
Baca juga: Angpau, Jadi Pemasukan atau Pengeluaran? Ini Tips dari MiPOWER by Sequis
“Hal terbaik yang dapat kita lakukan adalah tetap menaati protokol kesehatan, yakni selalu menggunakan masker dan rajin mencuci tangan, memperhatikan kebersihan lingkungan dan menjaga imunitas dengan cara mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, cukup beristirahat, dan kelola stres dengan baik," kata dia.
Selain itu, menurut Debora, ada baiknya kita mempersiapkan diri dari kemungkinan terserang penyakit dengan memiliki asuransi kesehatan agar bisa mendapatkan perawatan medis lebih cepat dan berkualitas.
"Apalagi, pada masa pandemi covid ini, penularan virus rentan terjadi dan bagi mereka yang memiliki komorbid rentan mengalami long covid,” ujar Debora.
Sayangnya, kata Debora, kurangnya literasi akan manfaat asuransi kesehatan membuat orang menunda memiliki asuransi kesehatan. Padahal asuransi kesehatan menjadi persiapan menghadapi risiko kesehatan yang bisa muncul kapan saja.
"Yakni membantu menjaga stabilitas keuangan saat harus mengeluarkan uang untuk biaya perawatan medis," katanya.
Baca juga: Sequis Resmikan Kantor Pemasaran di Medan untuk Permudah Akses Asuransi dan Tingkatkan Pendapatan
Salah satu alasan menunda asuransi adalah merasa premi asuransi berbiaya tinggi dan khawatir tidak mampu berkomitmen membayar premi asuransi.
Menjawab kerisauan ini, Sequis menyediakan sejumlah asuransi kesehatan berbiaya terjangkau melalui kanal asuransi onlinenya, yakni Super You by Sequis Online.
Salah satunya adalah Super Easy Health dengan premi mulai dari Rp135 ribu yang memberikan perlindungan menyeluruh untuk perawatan medis, mulai dari rawat jalan sebelum dan sesudah rawat inap serta rawat inap dengan kamar 2 tempat tidur atau Rp750 ribu (mana yang lebih besar).
Produk ini menurut Debora juga telah memiliki berbagai manfaat lainnya, seperti biaya ICU, biaya rawat jalan untuk kemoterapi, radioterapi, fisioterapi, terapi okupasi, hemodialisa, dan biaya rawat jalan darurat (termasuk perawatan gigi) akibat kecelakaan.
"Sistem klaimnya juga dilengkapi dengan fasilitas cashless sehingga nasabah bisa mendapatkan manfaat rawat inap yang biaya perawatannya akan ditanggung oleh Sequis sesuai tagihan (as charged)," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Diffuser.jpg)