Polisi Tembak Polisi

Cegah Teror dan Intervensi, Jaksa Kasus Ferdy Sambo Dikarantina

Mencegah teror dan intervensi, semua jaksa yang menangani kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo Cs akan dikarantina

Istimewa
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dan istri, Putri Candrawathi (kiri) serta Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR saat menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J di rumah pribadi Ferdy Sambo, Jalan Saguling, Duren Tiga. Untuk mencegah teror dan intervensi, semua jaksa yang menangani kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo Cs akan dikarantina. 

Yang pasti kata Burhanuddin semua titik lemah sudah diantisipasi pihaknya.

"Karenanya berkas sempat dikembalikan agar jangan sampai ada kelemahan. Syarat formil dan materil semua sudah terpenuhi," ujarnya.

Burhanuddin memastikan bahwa bagi seorang jaksa akan mendapat kepuasan batin jika bisa membuktikan suatu perbuatan pidana di persidangan.

"Begini kita akan lakukan seprofesional mungkin dan secara terbuka serta transparan. Seorang jaksa itu kepuasan batin akan terpenuhi apabila bisa membuktikan perbuatan tindak pidananya. Jika Pasal 340, maka jika divonis hukuman maksimal, ada kepuasan batin bagi seorang jaksa, tapi bukan balas dendam ya. Tapi kepuasan batIn hasil kinerja seorang jasa," katanya.

Sebelumnya Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara 5 tersangka kasus pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Yosua Hutabarat, yakni Ferdy Sambo Cs, dinyatakan lengkap atau P-21.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahfud Sebut Jaksa Kasus Sambo Dikarantina agar Tak Diteror"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved