Tilang Manual

Meski Sudah Ada ETLE, Polisi Bakal Tetap Tilang Pelanggar Lalu Lintas Secara Manual

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Usman Latif mengatakan bahwa penindakan secara manual ketika anggota di lapangan menemukan pelanggaran.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Ratusan motor terkena tilang dari razia yang dilakukan rutin, Minggu (7/3/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bakal tetap melakukan penilangan kepada kendaraan yang melanggar rambu lalu lintas secara manual di lapangan.

Sebab, tidak semua wilayah DKI Jakarta terpasang kamera ETLE untuk menindak secara online pengendara yang melanggar lalu lintas.

Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Usman Latif mengatakan bahwa penindakan secara manual ketika anggota di lapangan menemukan pelanggaran.

Baca juga: Polisi Tiadakan Razia Stasioner Saat Gelar Operasi Zebra 2022, Tilang Jadi Penindakan Paling Akhir

Baca juga: Kapolri Resmikan Program ETLE Nasional di 34 Polda Saat Hadiri HUT ke-67 Lalu Lintas Bhayangkara

Baca juga: VIDEO Polisi Tilang Pelanggaran Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

Misalnya, ugal-ugalan, tidak mengenakan helm, menerobos lampu merah dan boncengan lebih dari satu orang.

"Tetapi kami tidak ada penindakan hukum secara stasioner. Tidak dihentikan. Tetapi kalau ada pelanggaran secara kasat mata, tentunya kami tetap melakukan penindakan juga," kata Usman, Sabtu (1/10/2022).

BERITA VIDEO: Kampung Gembira Gembrong Segera Diresmikan Tiga Oktober 2022

Sehingga, Latif memastikan tidak ada anak buahnya yang melakukan razia dititik tertentu seperti sebelum ada penindakan ETLE.

Pengendara yang tertangkap tangan melanggar lalu lintas, tidak semuanya diberikan surat tilang oleh anggota Ditlantas Polda Metro Jaya.

Ada pengendara yang diberikan teguran supaya ke depannya tidak mengulangi lagi dan jadi tertib berlalu lintas.

"Jadi tilang ada upaya paling terakhir, tetapi kalau kena tilang elektronik semua pelanggaran akan terkena. Tetapi kalau yang apa sifatnya masih manual sangat paling terakhir kalau masih bisa dingatkan. Diingatkan loh, tidak harus dengan tilang," jelas Usman.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved