Berita Video

VIDEO Polisi Tilang Pelanggaran Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

Sejumlah kendaraan terlihat diberhentikan petugas kepolisian karena melanggar aturan ganjil genap tepat di depan pusat perbelanjaan WTC Mangga Dua.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE.COM, PADEMANGAN - Sejumlah anggota kepolisian Satuan Wilayah Lalu Lintas (Satwil Lantas) Jakarta Utara lakukan operasi ganjil genap di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (5/8/2022).

Dalam pantauan wartakotalive.com, sejumlah kendaraan terlihat diberhentikan petugas kepolisian karena melanggar aturan ganjil genap tepat di depan pusat perbelanjaan WTC Mangga Dua.

Seorang pengemudi mobil yang terjaring razia ganjil genap bernama Daus mengaku lupa menggunakan mobil dengan nomor polisi genap saat melintas di Jalan Gunung Sahari.

"Dari Tanjung Priok mau ke Mangga Dua. Enggak tahu, enggak tahu, lupa. oh ya, tanggal ganjil," ungkap Daus saat ditilang petugas Satwil Lantas Jakarta Utara.

Pelanggar lain, Fredy mengaku tak tahu-menahu mengenai peraturan ganjil genap di Jalan Gunung Sahari tersebut. Pasalnya, ia baru pertama kali melintasinya.

"Kurang tahu, baru lewat sini juga. Dari Muara Baru mau ke Senen jemput saudara. Pelanggaran pertama," ungkapnya.

Baca juga: 25 Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Jumat 5 Agustus Berlaku untuk Pelat Kendaraan Ganjil Saja

Baca juga: Inilah 25 Ruas Jalan yang Kena Ganjil Genap Jakarta Senin 1 Agustus, Khusus Pelat Ganjil

Sementara itu, anggota Satwil Lantas Jakarta Utara yang sedang bertugas Iptu Heri menjelaskan penerapan aturan ganjil genap di Jalan Gunung Sahari diterapkan dalam dua sesi.

"Konsepnya ganjil genap dibagi dua sesi, yaitu sesi pertama jam 6 pagi sampai jam 10 pagi, sedangkan sesi kedua jam 4 sore sampai jam 9 malam," ujarnya.

Baca juga: 25 Lokasi Ganjil Genap Jakarta Kamis 4 Agustus Hanya untuk Kendaraan Pelat Genap Saja

Menurut Heri, penerapan aturan ganjil genap dilakukan untuk mengurangi kepadatan jalan raya dan dapat pula mengurangi polusi udara.

"Untuk pelanggaran dari pagi hari hingga malam bisa sepuluh. Untuk sanksi ganjil genap dikenakan pasal tilang demikian. Untuk pasal ganjil genap diatur dalam pasal 287 Undang-Undang (UU) 12/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan berupa denda maksimal Rp 500 ribu," ungkapnya.

Baca juga: Kawasan Ganjil Genap Jakarta di 25 Titik, Rabu 3 Agustus Hari ini Khusus Pelat Ganjil

Heri berpesan agar masyarakat terutama pengguna jalan raya dapat menaati aturan ganjil genap ini agar kepadatan kendaraan di wilayah Jakarta Utara dapat berkunjung. (m38)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved