Kasus Narkoba dan Miras

Selama Satu Pekan, Polres Metro Jakpus Berhasil Menangkap 14 Tersangka dalam Kasus Narkoba dan Miras

Polres Metro Jakpus amankan barang bukti berupa 1,4 kilogram sabu, 52.000 obat keras, dan 1.416 paket ganja, dan 9.400 miras.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Sigit Nugroho
WartaKota/Alfian Firmansyah
Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sebanyak 14 tersangka terkait narkoba dan minuman keras. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMAYORAN - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) menangkap sebanyak 14 tersangka terkait narkoba dan minuman keras.

Para tersangka itu ditangkap dari 40 tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda.

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Komisaris Polisi (Kompol) Rango Siregar mengatakan bahwa sejumlah barang bukti sudah diamankan. 

"Kami amankan barang bukti berupa 1,4 kilogram sabu, 52.000 obat keras, 1.4 16 paket ganja, dan 9.400 miras," kata Rango saat memberikan keterangan di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (2/9/2022).

Baca juga: Tangkap Lima Pengedar Narkoba di Kebun Pisang, Polisi Berhasil Menemukan Ratusan Gram Sabu

Baca juga: Kanwil DJBC Banten Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Miras Ilegal, Berikut Ini Lokasi Penyitaannya

Baca juga: Polda Metro Jaya Mutasi Perwira Menengah, Kompol Achmad Ardhy Jadi Kasat Narkoba Polres Jaksel

Rango menjelaskan bahwa kegiatan itu dilakukan untuk memberantas segala tindakan masyarakat yang menyebabkan gangguan di wilayah Jakarta Pusat.

Rango menyampaikan bahwa proses pengungkapan kasus tersebut dilakukan selama satu pekan. 

BERITA VIDEO: Presiden Tinjau Pemberian Bansos di Pasar Olilit Saumlaki

"Selama sepekan, itu terdiri dari delapan pihak Polsek dan Polres di Jakarta Pusat," jelas Rango. 

Rango menyebutkan bahwa obat keras yang beredar itu dijual secara bebas di Jakarta Pusat. 

"Lokasi dibeberapa tempat sudah ditangkap, kami juga masih memburu dari pihak distributornya," terang Rango. 

Rango menambahkan bahwa tersangka dikenakan undang-undang narkotika psikotropika dan pelanggaran hukum, dan dijerat dengan hukuman di atas 5 tahun penjara.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved