Mutasi Polisi

Polda Metro Jaya Mutasi Perwira Menengah, Kompol Achmad Ardhy Jadi Kasat Narkoba Polres Jaksel

Polda Metro Jaya mengeluarkan surat telegram rahasia (TR) mutasi pejabat perwira menengah (Pamen) di wilayah hukumnya pada Selasa (30/8/2022).

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
@kapoldametro
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran membenarkan adanya mutasi jabatan Kasat Narkoba di wilayahnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran membenarkan adanya mutasi jabatan Kasat Narkoba di wilayahnya.

Hal itu terkait dengan Polda Metro Jaya mengeluarkan surat telegram rahasia (TR) mutasi pejabat perwira menengah (Pamen) di wilayah hukumnya pada Selasa (30/8/2022) kemarin.

Dalam surat telegram rahasia tersebut tertera nama Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Achmad Ardhy.

Sebelumnya, Ardhy menjabat sebagai Kanit V Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Kemudian, di TR nomor dua ada nama Kompol Arif Purnama Arif Oktora yang sebelumnya jadi PS Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan.

Namun, dalam tulisan itu diralat dan Arif Purnama tetap mengemban jabatan lama yaitu sebagai Wasakat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Baca juga: Kabid Humas Pastikan 62 Anggota Polda Metro Jaya yang Kena Mutasi Tidak Terkait Kasus Brigadir J

Baca juga: Ini Daftar 24 Anggota Polisi yang Kena Mutasi ke Yanma karena Diduga Langgar Etik Profesi

Baca juga: Apresiasi Keputusan Kapolri Mutasi 25 Anggotanya, JAKI: Kredibilitas Kepolisian Sempat Dipertaruhkan

Fadil Imran mengatakan bahwa mutasi jabatan Kasat Narkoba di wilayahnya itu untuk optimalisasi kinerja.

"Iya benar, untuk optimalkan kinerja," kata Fadil Imran.

Sebelumnya, Telegram Rahasia (TR) Kapolri Jenderal Listyo Sigit beredar luas di kalangan wartawan terkait pejabat Polda Metro Jaya dimutasi dari jabatannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, pihakny taat dan loyal dengan keputusan Kapolri atas mutasi jabatan.

"Untuk faktor penyebab mutasi ini tentunya lebih tepat Mabes Polri yang memberikan statement," kata Zulpan Selasa (23/8/2022).

Kemudian, untuk mengisi kekosongan jabatan setelah ditinggalkan, akan ditentukan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Nantinya, Kapolda Metro akan memilih melalui proses pengawas kebijakan anggota yang dinilai pantas dan layak mengemban tugas Kasubdit, Kanit dan Kasubnit.

"Untuk jabatan Wadirkrimum tentunya menjadi wewenang dari Mabes Polri," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved